Sukses

Pengertian Verapamil

Verapamil merupakan obat yang diproduksi oleh PT. Kimia Farma. Obat ini diindikasikan untuk pengobatan Hipertensi, aritmia supraventikular (gangguan irama jantung), angina pectoris (penyumbatan oksigen pada pembuluh darah jantung sehingga menimbulkan nyeri pada dada), dan pencegahan infark miokard (penyumbatan aliran darah ke jantung). Verapamil memiliki mekanisme kerja dengan menghambat masuknya ion Ca ke dalam sel-sel otot pada dinding arteri dan jantung sehingga tekanan darah akan berkurang, selain itu verapamil juga dapat digunakan untuk profilaksis (pencegahan) serangan jantung.

Keterangan Verapamil

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Kalsium Antagonis
  • Kandungan: Verapamil 80 mg
  • Bentuk: Tablet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet Salut Selaput
  • Farmasi: PT. Kimia Farma.

Kegunaan Verapamil

Verapamil di gunakan untuk pengobatan hipertensi, aritmia supraventikular (gangguan irama jantung), angina pectoris (penyumbatan oksigen pada pembuluh darah jantung sehingga menimbulkan nyeri pada dada), dan pencegahan infark miokard (penyumbatan aliran darah ke jantung).

Dosis & Cara Penggunaan Verapamil

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

  1. Aritmia Supraventikular
    • Dewasa: 5-10 mg melalui intravena
    • Anak < 1 tahun: 0,1 - 0,2 mg / kg
    • Anak 1-15 tahun: 0,1 - 0,3 mg / kg
  2. Aritmia Supraventikular
    • Dewasa: 120-480 mg ( 3x1 tablet) melalui oral
    • Anak usia>2 tahun: 40-120 mg ( 3x1 tablet)
  3. Angina Perctoris
    • Dewasa: 120 mg ( 3x1 tablet) melalui oral
  4. Hipertensi
    • Dewasa: 240 mg ( 3x1 tablet) melalui oral
    • Anak usia >2 tahun: 40-120 mg (3x1 tablet)
  5. Profilaksisis infark miokard
    • Dewasa: dosis awal 360 mg

Efek Samping Verapamil

  • Bradikardia
  • Gagal jantung
  • Hipotensi
  • Pusing, lelah sakit kepala
  • Dyspnoea
  • Konstipasi
  • Mual
  • Gangguan fungsi hati

Kontraindikasi
Tidak boleh di berikan pada penderita syok kardiogenik, hipotensi ( tekanan sistolik < 90 mmHg ), bradikardia, disfungsi ventrikel, dan sindrom parkinson.

Interaksi Obat

  • Diberikan bersama dengan inhibitor CYP3A4 (contohnya eritromisin dan ritonavir) dapat meningkatkan kadar plasma.
  • Diberikan bersama dengan induksi CYP3A4 (contohnya rifampisin, fenobarbital, sulfinpirazon) maka akan menurunkan kadar plasma.
  • Diberikan bersama aspirin dapat meningkatkan resiko pendarahan.
  • Diberikan bersama clonidine dapat meningkatkan penyumbatan atrioventricular.
  • Diberikan bersama golongan diuretik dapat menyebabkan hipotensi.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Verapamil ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait