Obat Asma dan Gangguan Pernapasan

Velutine

Klikdokter, 24 Des 2021

Ditinjau Oleh Tim Apoteker Klikdokter

Veluitne cairan inhalasi diindikasikan untuk terapi dan pencegahan serangan asma.

Pengertian

Valutin merupakan cairan inhalasi yang di produksi oleh Novell Pharmaceutical Lab. Obat ini mengandung Salbutamol sulfate yang diindikasikan untuk manajemen terapi dan pencegahan serangan asma, pengobatan rutin bronkospasme kronis yang tidak responsif terhadap terapi konvensional; asma berat akut (status asmatikus). Velutine bekerja dengan merelaksasi otot polos.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antiasmatik dan Sediaan COPD
  • Kandungan: Salbutamol sulfate 2,5 ml
  • Bentuk: Cairan Inhalasi
  • Satuan Penjualan: Vial
  • Kemasan: Dus, 20 Vial @ 2,5 ml
  • Farmasi: Novell Pharmaceutical Lab..

Kegunaan

Veluitne cairan inhalasi diindikasikan untuk terapi dan pencegahan serangan asma. Pengobatan rutin bronkospasme kronis yang tidak responsif terhadap terapi konvensional; asma berat akut (status asmatikus).

Dosis & Cara Penggunaan

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

Dewasa dan Anak:
Dosis awal: 2,5 mg, dapat diulang 4 x sehari dengan nebulizer.

Efek Samping

Efek Samping yang mungkin timbul adalah tremor, sakit kepala, detak jantung cepat.

Kontraindikasi
Tidak boleh diberikan pada pasien dengan kondisi aborsi yang terancam selama trimester pertama atau kedua kehamilan. Penatalaksanaan persalinan prematur misalnya plasenta previa, perdarahan antepartum, atau toksemia kehamilan.

Interaksi Obat
Tidak boleh digunakan bersamaan dengan salbutamol dan obat-obat penghambat β yang tidak selektif misalnya, propranolol; MAOI.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Veluitne ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.