Sukses

Pengertian Velacom

Velacom merupakan obat antidiabetes yang di produksi oleh Novell Pharmaceutical Lab. Velacom mengandung Glimepiride yang diindikasikan untuk terapi pengobatan diabetes melitus tipe 2. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet 1 mg, 2 mg, 3 mg, dan 4 mg. Velacom bekerja dengan cara mengurangi glukosa darah dengan menstimulasi pelepasan insulin dari sel-sel β pankreas dan menurunkan output glukosa dari hati, dan juga meningkatkan sensitivitas insulin di situs target perifer.

Keterangan Velacom

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antidiabetes
  • Kandungan: Glimepiride 1 mg; Glimepiride 2 mg; Glimepiride 3 mg; Glimepiride 4 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Dus, 3 Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Novell Pharmaceutical Lab.

Kegunaan Velacom

Velacom diindikasikan untuk terapi pengobatan diabetes melitus tipe 2.

Dosis & Cara Penggunaan Velacom

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter. Dosis bersifat individual berdasarkan kadar glukosa darah pasien. 

  1. Dewasa:
    • Dosis awal: 1 mg setiap hari, dosis dapat ditingkatkan 1 mg pada interval 1-2 minggu.
    • Dosis pemeliharaan: 4 mg setiap hari. Maksimal: 6 mg setiap hari.
  2. Lansia:
    • Dosis awal: 1 mg 1 x sehari.

Efek Samping Velacom

  • Hipoglikemia (penurunan kadar gula darah)
  • Anemia hemolitik (defisiensi G6PD)
  • Reaksi hipersensitivitas (misalnya: reaksi alergi berat, angioedema, sindrom Stevens-Johnson)
  • Leukopenia (penuruna kadar leukosit)
  • Agranulositosis (sumsum tulang gagal membentuk granulosit)
  • Anemia aplastik
  • Trombositopenia (penurunan jumlah trombosit)
  • Gangguan visual
  • Nyeri perut, diare
  • Mual, muntah
  • Badan lemas

Kontraindikasi
Tidak boleh diberikan pada penderita yang hipersensitif terhadap glimepiride, sulfonilurea atau sulfonamid lainnya, diabetes tipe 1 atau diabetes yang tergantung insulin, dan ketoasidosis diabetik (dengan atau tanpa koma), gangguan ginjal atau hati berat.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Velacom ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait