Sukses

Pengertian Vaxigrip

Vaxigrip merupakan vaksin yang di produksi oleh Sanofi Pasteur. Vaksin ini mengandung virus influenza yang dilemahkan yang ini diindikasikan untuk pencegahan influenza. Imunisasi sangat dianjurkan untuk lansia, pada orang dewasa, dan pada anak-anak berusia 6-35 bulan (penggunaan ped), terutama pada subjek yang menunjukkan risiko tinggi terkait komplikasi. Vaksin virus influenza meningkatkan kekebalan terhadap virus influenza dengan mendorong produksi antibodi spesifik.

Keterangan Vaxigrip

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Vaksin, Antisera, dan Imunologi
  • Kandungan: Virus Influenza yang Dilemahkan
  • Bentuk: Cairan Injeksi
  • Satuan Penjualan: Satuan Pre-Filled Syringe
  • Kemasan: Dus, 1 Pre-Filled Syringe @ 0,5 ml (1 dosis)
  • Farmasi: Sanofi Pasteur.

Kegunaan Vaxigrip

Vaxigrip diindikasikan untuk pencegahan influenza.

Dosis & Cara Penggunaan Vaxigrip

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

  • Dewasa dan Anak Usia > 36 bulan: 0,5 mL melalui injeksi intramuskular atau melalui subkutan.
  • Anak Usia 6-35 bulan: 0,25 mL melalui injeksi intramuskular atau melalui subkutan. Tidak divaksinasi sebelumnya. Dosis kedua harus diberikan pada interval 4 minggu.

Efek Samping Vaxigrip

  • Eritema
  • Pembengkakan
  • Nyeri, ekimosis
  • Indurasi
  • Demam
  • Badan lemas
  • Menggigil
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Berkeringat
  • Nyeri sendi, dan otot.
  • Biasanya menghilang 1-2 hari tanpa pengobatan: Neuralgia, kejang, kesemutan, vaskulitis, reaksi alergi, kejang, dan trombositopenia transien, kelainan neurologis misalnya, ensefalomielitis, neuritis, Guillain-Barre.

Kontraindikasi
Tidak boleh diberikan pada pasien yang hipersensitif terhadap telur, protein ayam, neomisin, formaldehida, octoxinol-9, zat aktif, terhadap salah satu eksipien. Pasien dengan penyakit demam atau infeksi akut.

Interaksi Obat
Respons imunologis dapat berkurang pada pasien yang menjalani perawatan imunosupresif.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Vaxigrip ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait