Sukses

Pengertian Valsartan

Valsartan merupakan obat yang dapat membantu mengobati penyakit Hipertensi (tekanan darah tinggi), gagal jantung dan infark miokard (kondisi terhentinya aliran darah dari arteri koroner (pembuluh darah besar di dalam jantung) pada area yang terkena yang menyebabkan kekurangan oksigen yang menyebabkan sel jantung mati). Valsartan bekerja dengan cara mengurangi produksi zat tertentu dalam tubuh (angiotensin II) sehingga pembuluh darah lebih lebar dan darah bisa mengalir lebih normal.

Keterangan Valsartan

  • Valsartan 80 mg
  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antagonis Angiotensin II
  • Kandungan: valsartan 80 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip @ 10 Tablet
  • Kemasan: Strip
  • Farmasi: Hexpharm.
  • Valsartan 160 mg
  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antagonis Angiotensin II
  • Kandungan: valsartan 160 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip @ 10 Tablet
  • Kemasan: Strip
  • Farmasi: Hexpharm

Kegunaan Valsartan

Valsartan di gunakan untuk membantu mengobati penyakit Hipertensi (tekanan darah tinggi), gagal jantung dan infark miokard.

Dosis & Cara Penggunaan Valsartan

Valsartan merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan valsartan juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Hipertensi
80 mg sekali sehari. Dosis bersifat individual dan dosis dapat ditingkatkan menjadi 160 mg satu kali sehari sesuai dengan respons klinis. Maksimal: 320 mg / hari.

Gagal Jantung
Dosis awal: 40 mg di berikan 2 x sehari, dosis dapat ditingkatkan hingga 160 mg 2 x sehari tergantung respons klinis masing-masing pasien. Dosis bersifat individual dan dosis dapat ditingkatkan setidaknya setelah penggunaan obat selama 2 minggu. Maksimal: 320 mg / hari dalam dosis terbagi.

Pasca Infark Miokard
Dapat dimulai ≥12 jam setelah terjadi infark miokard pada pasien yang stabil secara klinis: Dosis awal: 20 mg 2 x sehari. Dosis dapat digandakan pada interval selama beberapa minggu hingga 160 mg 2 x sehai berdasarkan respons klinis pasien.

Efek Samping Valsartan

Efek samping yang mungkin terjadi apabila mengkonsumsi valsartan adalah
-Pusing
-Hipotensi (tekanan darah rendah)
-Hiperkalemia (jumlah kalium yang terdapat di dalam darah lebih dari batas normal)
-Infeksi virus
-Neutropenia (gangguan sel darah putih)
-Artralgia (nyeri pada satu atau lebih sendi)
-Nyeri punggung
-Kelelahan
-Sakit perut
-Diare
-Batuk
-Penglihatan kabur

Kontraindikasi
-Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap valsartan
-Pasien yang memiliki riwayat penyakit hati, ginjal dan diabetes
-Wanita hamil dan menyusui

Interaksi Obat
-Dapat efek berlawanan hipotensi dan meningkatkan risiko kerusakan ginjal dengan OAINS
-Meningkatkan risiko hipotensi, hiperkalemia dan perubahan fungsi ginjal (termasuk gagal ginjal akut) bila digunakan dengan aliskiren pada pasien dengan diabetes dan gangguan ginjal
-Peningkatan risiko hiperkalemia dengan diuretik K-hemat, suplemen K atau pengganti garam yang mengandung K.

Kategori Kehamilan
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Valsartan Tablet kedalam kategori D dengan penjelasan sebagai berikut:

Terbukti menimbulkan resiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh jika digunakan pada wanita hamil dapat dipertimbangkan (misalnya jika obat diperlukan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak efektif atau tidak dapat diberikan).