Sukses

Pengertian Valenor 2

Valenor 2 adalah obat kontrasepsi oral yang digunakan untuk wanita yang sedang mencegah kehamilan dalam keadaan darurat. Penggunaan Valenor 2 dalam kondisi lupa minum Pil KB reguler, lupa jadwal suntik, dan tidak yakin dengan metode kalender. Valenor 2 atau Pil Kontrasepsi Darurat ini mampu melindungi hingga maksimal 120 jam. Valenor 2 tidak dianjurkan untuk digunakan sebagai kontrasepsi reguler karena memiliki efek samping relatif lebih berat dibandingkan dengan Pil KB reguler.

Keterangan Valenor 2

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Kontrasepsi Oral
  • Kandungan: Levonorgestrel 0.75 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 1 Strip @ 2 Tablet
  • Farmasi: Triyasa Nagamas Farma.

Kegunaan Valenor 2

Valenor 2 digunakan sebagai pil kontrasepsi darurat yang membantu mencegah terjadinya pembuahan setelah berhubungan.

Dosis & Cara Penggunaan Valenor 2

Valenor 2 merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Valenor 2 juga harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan.

Dosis anjuran adalah:
Postpil terdiri dari 2 pil yang masing-masing diminum pada waktu yang berlainan. Pil pertama dikonsumsi selambatnya 72 jam setelah hubungan intim dan gagal kontrasepsi, kemudian pil kedua di konsumsi 12 jam setelah pil pertama dikonsumsi. Tidak disarankan jika diminum lebih dari 72 jam.

Cara Penyimpanan:
Simpan pada suhu antara 20-25°C.

Efek Samping Valenor 2

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Valenor 2, antara lain:

  • Perubahan berat badan
  • Mual atau muntah
  • Sakit kepala
  • Kembung
  • Nyeri payudara.

Jika salah satu dari efek-efek ini menetap atau memburuk, konsultasikan dengan dokter segera.

Kontraindikasi:
Andalan Valenor 2 sebaiknya tidak digunakan pada pasien:

  • Ibu hamil.
  • Ibu menyusui selama 6 bulan pertama setelah melahirkan.
  • Riwayat Kanker payudara.
  • Adenoma hati (tumor jinak).
  • Gangguan hati.
  • Porforia (kelainan genetik).

Interaksi obat:
Hindari penggunaan Valenor 2 bersamaan dengan:

  • Dong quai (herbal penyubur kandungan wanita)
  • Rifampisin, akan mengurangi efek dari komponen Andalan Pil
  • Penggunaan rutin etanol juga dapat meningkatkan tingkat estrogen dan risiko kanker payudara
  • Antibiotik seperti Ampisilin, Tetrasiklin, Sulfonamid dan Kloramfenikol karena dapat menyebabkan pendarahan
  • Asam Folat karena dapat mengurangi penyerapan asam folat
  • Etanol meningkatkan risiko osteoporosis (kerapuhan tulang)

Kategori kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Valenor 2 ke dalam Kategori X:
Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.

Artikel
    Penyakit Terkait