Sukses

Pengertian Vaksin Bioads

Vaksin Bioads Anti Difteri merupakan produk obat dengan Sediaan Injeksi yang diproduksi oleh Biofarma. Vaksin Bioads Anti Difteri mengandung zat aktif Diphtheria Antitoxin dan Fenol yang diindikasikan dalam pengobatan penyakit menular akut yang disebabkan oleh strain toksigenik (AntiDifteri). Vaksin ini untuk pencegahan penyakit infeksi menular yang dapat menyebabkan sesak napas, pneumonia, kerusakan saraf, gangguan jantung, bahkan kematian. Vaksin ini diberikan untuk memberikan perlindungan (kekebalan) terhadap difteri pada anak-anak antara 6 minggu dan 7 tahun, dan dosis tambahan disarankan pada masa kanak-kanak dan Dosis penguat setiap sepuluh tahun tidak lagi disarankan. Vaksinasi adalah cara terbaik untuk melindungi dari penyakit yang mengancam jiwa. Vaksin bekerja dengan menyebabkan tubuh menghasilkan perlindungan tubuh terhdap penyakit (antibodi).

Keterangan Vaksin Bioads

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Vaksin, Antisera dan Imunologi.
  • Kandungan: Per mL Diphtheria antitoxin 20,000 IU, phenol 2.5 mg.
  • Bentuk: Cairan Injeksi.
  • Satuan Penjualan: Vial.
  • Kemasan: Vial 10 mL.
  • Farmasi: Biofarma.

Kegunaan Vaksin Bioads

Vaksin Bioads Anti Difteri digunakan untuk melindungi tubuh dari bakteri Corynebacterium diphtheriae, yaitu bakteri yang menyebabkan penyakit difteri.

Dosis & Cara Penggunaan Vaksin Bioads

Dosis dan Cara Penggunaan Vaksin Bioads Anti Difteri Serum 20000 IU, harus dilakukan dengan Tenaga Medis Profesional dan Resep Dokter:

Dosis penggunaan Vaksin Bioads Anti Difteri juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Efek Samping Vaksin Bioads

Efek Samping:
Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Vaksin Bioasds, yaitu:
1. Sakit kepala
2. Reaksi di tempat injeksi (nyeri, kemerahan, bengkak)
3. Kelelahan
4. Gangguan pencernaan (Gastrointestinal): mual, diare, muntah.
5. Demam
6. Malaise (lemas).
7. Pusing
8. Anoreksia (gangguan nafsu makan).

Kontraindikasi:-

Interaksi Obat:-

Kategori Kehamilan:-

Artikel
    Penyakit Terkait