Sukses

Pengertian Vaksin Adacel

Vaksin Adacel merupakan salah satu Sediaan Injeksi yang mengandung Tetanus toxoid, Diphtheria toxoid, Pertussis toxoid, Filamentous haemagglutinin, Fimbrial agglutinogens, Pertactin, obat ini diproduksi oleh Sanofi Pasteur. Vaksin Adacel diindikasikan, sebagai:
1. Vaksin tambahan untuk pencegahan tetanus, difteri dan pertusis pada anak 4-6 tahun dan usia ≥11 tahun.
2. Alternatif untuk vaksin tetanus dosis 5, vaksin difteri dan aselular pada anak usia 4-6 tahun, secara bersamaan diberikan bersama dengan vaksin poliomielitis yang tidak aktif.

Vaksin Adacel tidak dapat digunakan untuk pengobatan penyakit yang disebabkan oleh infeksi Bordetella pertusis, Corynebacterium diphtheriae atau Clostridium tetani. Vaksin Adacel tidak diindikasikan untuk imunisasi anak di bawah usia 4 tahun. Vaksin Adacel termasuk golongan Obat Keras, disuntikan melalui Intravena/Intamuskular/Subkutan (langsung melalui pembuluh darah), maka dari itu penggunaan obat ini Harus Dilakukan Oleh Tenaga Medis Profesional dan Resep Dokter.

Keterangan Vaksin Adacel

  • Golongan : Obat Keras.
  • Kelas Terapi : Vaksin, Antisera dan Imunologi.
  • Kandungan :Tetanus Toxoid dan Diphtheria Toxoids Teradsorpsi Dikombinasikan dengan Komponen Pertusis Vaksin.
  • Bentuk : Cairan Injeksi.
  • Satuan Penjualan : Vial.
  • Kemasan : Vial 0.5 mL (1 Dosis).
  • Farmasi : Sanofi Pasteur.

Kegunaan Vaksin Adacel

Vaksin Adacel digunakan untuk:
1. Vaksin tambahan untuk mencegah tetanus, difteri dan pertusis pada anak 4-6 tahun dan ≥11 tahun.
2. Sebagai alternatif untuk vaksin tetanus dosis 5, vaksin difteri dan aselular pada anak usia 4-6 tahun, secara bersamaan diberikan bersama dengan vaksin poliomielitis yang tidak aktif.

Dosis & Cara Penggunaan Vaksin Adacel

Dosis dan Cara Penggunaan Vaksin adacel, harus dilakukan dengan Tenaga Medis Profesional dan Resep Dokter:

IM 0.5 mL di otot deltoid (otot bahu). Dosis terbagi (<0.5 mL) tidak boleh diberikan. Pengurangan dapat digunakan pada interval 5-10 tahun.

Efek Samping Vaksin Adacel

Efek Samping:
Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Vaksin Adecel, yaitu:
1. Reaksi hipersensitivitas (angioedema, edema, ruam, hipotensi)
2. Gangguan sistem saraf (paresthesia, hypoesthesia, sindrom Guillain-Barre, neuritis brakialis, kelumpuhan wajah, kejang, sinkop atau pingsan, mielitis)
3. Gangguan jantung (miokarditis)
4. Gangguan kulit dan jaringan subkutan (pruritus, urtikaria)
5. Gangguan muskuloskeletal dan jaringan ikat (miositis, kejang otot;
6. Pembengkakan ekstremitas yang luas dari tempat inj di luar 1 atau kedua sendi dalam 24-72 jam setelah vaksinasi, mungkin terkait dengan eritema(kemerahan) 7. Nyeri di tempat injeksi.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Vaksin Adacel pada pasien yang memiliki indikasi:
1. Hipersensitif.
2. Gangguan neurologis akut: Ensefalopati misalnya, koma, penurunan tingkat kesadaran, kejang berkepanjangan dalam 7 hari dari dosis sebelumnya vaksin yang mengandung pertusis yang tidak disebabkan oleh penyebab lain yang dapat diidentifikasi.

Interaksi Obat:-


Kategori Kehamilan:
Menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Vaksin Adacel ke dalam Kategori C dengan penjelasan sebagai berikut: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya resiko yang mungkin timbul pada janin. Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat seperti Vaksin Adacel selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Dokter.

Artikel
    Penyakit Terkait