Sukses

Pengertian Ultracet

Ultracet adalah obat yang mengandung tramadol serta paracetamol. Obat ini digunakan untuk mengatasi nyeri akut.

Kombinasi tramadol dan paracetamol memiliki onset aksi yang lebih cepat dibandingkan dengan tramadol saja. Selain itu, kombinasi keduanya menghasilkan durasi aksi yang lebih lama dibandingkan dengan parasetamol saja.

Keterangan Ultracet

Berikut adalah keterangan obat Ultracet yang sebaiknya diketahui:

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Analgesik Opioid.
  • Kandungan: Tramadol hydrochloride 37.5 mg, Paracetamol 325 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Blister.
  • Kemasan: Box, 3 Blister @ 10 Tablet.
  • Farmasi: Soho Industri Pharmasi/ Janssen.
  • Harga: Rp. 160.000 - Rp. 295.000/ Strip.

Artikel Lainnya: Ini Perbedaan Antara Nyeri Akut dan Nyeri Kronis

Kegunaan Ultracet

Ultracet digunakan untuk mengatasi nyeri akut.

Dosis dan Cara Penggunaan Ultracet

Ultracet merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter.

Secara umum, obat Ultracet dapat digunakan dengan dosis sebagai berikut:

  • Dosis umum: 1-2 tablet per 4-6 jam.
  • Dosis maksimal: 8 tablet per hari.

Cara Penyimpanan Ultracet

Simpan di tempat yang sejuk, dan hindarkan dari paparan sinar matahari langsung.

Efek Samping Ultracet

Efek samping yang dapat timbul pada penggunaan Ultracet, antara lain:

Artikel Lainnya: Awas, Nyeri Otot yang Anda Alami Bisa Jadi Akibat 4 Penyakit Ini!

Overdosis

Penggunaan obat dengan kandungan tramadol dan paracetamol yang berlebihan dapat menimbulkan gejala:

  • Mual.
  • Muntah.
  • Sakit perut.
  • Pucat.
  • Miosis. 
  • Kolaps kardiovaskular.
  • Gangguan kesadaran.
  • Aritmia jantung.
  • Koma.

Kontraindikasi

Tidak boleh digunakan oleh pasien yang memiliki kondisi berikut:

  • Hipersensitif atau alergi terhadap paracetamol dan tramadol.
  • Intoksikasi akut dengan opioid, alkohol, hipnotik, analgesik kerja terpusat, obat-obatan psikotropika.
  • Asma bronkial akut.
  • Obstruksi saluran pencernaan.
  • Gangguan fungsi hati.
  • Depresi pernapasan.
  • Anak di bawah 12 tahun.

Artikel Lainnya: Tanda Jika Nyeri Punggung Disebabkan karena Penyakit Serius

Interaksi Obat

Berikut ini interaksi obat yang dapat terjadi dalam penggunaan Ultracet:

  • Tidak boleh digunakan berbarengan dengan cimetidine, SSRI, MAOI.
  • Jika digunakan berbarengan dengan quinidine, dapat meningkatkan konsentrasi.
  • Jika digunakan berbarengan dengan CYP2D6, dapat memengaruhit metabolisme.
  • Jika digunakan berbarengan dengan carbamazepine, dapat meningkatkan metabolisme tramadol.
  • Procarbazine.
  • Alvimopan.  
  • Rasagiline, selegiline.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Studi pada binatang menunjukkan efek merugikan terhadap janin. Namun, tidak ada studi yang memadai pada wanita hamil. Obat ini hanya boleh diberikan jika manfaatnya melebihi potensi risiko terhadap janin.

Peringatan Menyusui

Tramadol dan metabolit aktifnya terdapat dalam ASI, dan dapat berefek pada bayi. Bicarakan dengan dokter sebelum penggunaan obat ini.

Artikel
    Penyakit Terkait