Sukses

Pengertian Ulcusan

Ulcusan merupakan obat yang di produksi oleh Pyridam Farma. Obat ini mengandung Cimetidine yang diindikasikan untuk mencegah perdarahan gastrointestinal akibat ulserasi stres, tukak lambung dan duodenum yang jinak, dispepsia non-ulkus, sindrom Zollinger-Ellison, penyakit refluks gastroesofagus. Mekanisme kerja obat ini adalah secara kompetitif menghambat histamin pada reseptor H2 sel parietal lambung yang mengakibatkan penurunan sekresi asam lambung, volume lambung dan konsentrasi ion hidrogen. Ini juga digunakan pada pasien dengan insufisiensi pankreas untuk mengurangi pemecahan suplemen enzim pankreas.

Keterangan Ulcusan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antasida, Agen Antireflux, dan Antiulceran
  • Kandungan: Cimetidine 200 mg
  • Bentuk: Kapsul
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Dus, 5 Strip @ 10 Kapsul
  • Farmasi: Pyridam Farma.

Kegunaan Ulcusan

Ulcusan diindikasikan untuk mencegah perdarahan gastrointestinal akibat ulserasi stres, tukak lambung dan duodenum yang jinak, dispepsia non-ulkus, sindrom Zollinger-Ellison, penyakit refluks gastroesofagus.

Dosis & Cara Penggunaan Ulcusan

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

  1. Profilaksis Perdarahan Gastrointestinal Akibat Ulserasi Stres
    • Dewasa: 1-2 kapsul setiap 4-6 jam.
  2. Ulserasi Lambung dan Duodenum yang Jinak
    • Dewasa: 4 kapsul setiap hari sebelum tidur atau 2 kapsul 2 x sehari selama 4 minggu untuk ulkus duodenum, 6 minggu untuk tukak lambung dan 8 minggu untuk ulkus terkait obat anti inflamasi non steroid. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 2 kapsul 4 x sehari jika perlu.
    • Dosis pemeliharaan: 2 kapsul setiap hari sebelum tidur atau 2 x sehari.
  3. Dispepsia Non-Ulkus
    • Dewasa: Maksimal: 800 mg / hari dalam dosis terbagi.
  4. Sindrom Zollinger-Ellison
    • Dewasa: 300 atau 400 mg 4 x sehari, tingkatkan dosis jika perlu.
  5. Penyakit Refluks Gastroesofagus
    • Dewasa: 2 kapsul 4 x sehari atau 4 kapsul 2 x sehari selama 4-12 minggu.

Efek Samping Ulcusan

  • Diare, gangguan saluran pencernaan lainnya
  • Pusing, sakit kepala
  • Kelelahan
  • Mialgia, nyeri sendi, ruam.
  • Jarang: reaksi hipersensitif dan demam, alopesia reversibel, kelainan darah (misalnya agranulositosis, leukopenia, dan trombositopenia), pankreatitis akut, nefritis interstitial, halusinasi dan depresi, gangguan CV (misalnya: bradikardia, takikardia, blok jantung).

Interaksi Obat

  • Mengurangi penyerapan dasatinib, ketoconazole, itraconazole dan posaconazole.
  • Dapat meningkatkan kadar fenitoin, teofilin, lidokain, hidroksizin, dan antikoagulan oral dalam serum.
  • Penyerapan obat berkurang jika digunakan bersamaan dengan antasida.
  • Penurunan bioavailabilitas jika digunakan bersamaan dengan metoclopramide, sucralfate atau propantheline.
  • Dapat mempotensiasi efek myelosupresif (misalnya: Agranulositosis, neutropenia) dari obat myelosupresif (misalnya: Antimetabolit, zat alkilasi) atau terapi (misalnya: Radiasi).

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Ulcusan ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait