Sukses

Pengertian Trifastan

Trifastan adalah obat yang mengandung Asam mefenamat. Trifastan diindikasikan untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang, meredakan nyeri peruta saat haid, nyeri otot, nyeri sendi, sakit gigi. Asam mefenamat memiliki sifat sebagai analgesik, anti-inflamasi dan antipiretik.

Keterangan Trifastan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Obat Anti Inflamasi Non Steroid
  • Kandungan: Asam mefenamat 500 mg
  • Bentuk: Kaplet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Kaplet
  • Farmasi: Trifa Raya Laboratories
  • Harga: Rp 4.000 - Rp 9.500 / Strip.

Kegunaan Trifastan

Trifastan digunakan untu meredakan nyeri ringan hingga sedang, nyeri sendi, nyeri otot, nyeri perut saat haid, sakit gigi.

Dosis & Cara Penggunaan Trifastan

Trifastan merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras, harus digunakan berdasarkan resep dokter.

Dosis awal: 1 kaplet, dilanjutkan dengan 1/2 kaplet setiap 6 jam. Durasi maksimal: 7 hari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius.

Efek Samping Trifastan

Efek samping mungkin terjadi selama penggunaan Trifastan adalah mual, muntah, gugup, sakit kepala.

Overdosis
Penggunaan Asam Mefenamat yang melebihi dosis anjuran dapat menimbulkan gejala letargi, mengantuk, sakit kepala, mual, muntah, nyeri epigastrium, perdarahan saluran pencernaan. Jarang: diare, disorientasi, eksitasi, tinitus, pingsan, hipertensi, gagal ginjal akut, depresi pernapasan, dan koma.

Kontraindikasi
Tidak boleh diberikan pada pasien yang hipersensitif, penyakit radang usus, gagal jantung berat, riwayat asma, bronkospasme, rinitis, angioedema, urtikaria, atau tipe alergi reaksi setelah minum aspirin atau obat anti inflamasi non steroid lainnya, pasien dengan riwayat aktif atau riwayat ulkus peptikum / perdarahan berulang, riwayat perdarahan atau perforasi gastrointestinal (terkait dengan terapi obat anti inflamasi non steroid sebelumnya).

Interaksi Obat
Dapat menurunkan kemanjuran agen antihipertensi (misalnya: ACE inhibitor, antagonis angiotensin II, ß-blocker). Menurunkan efek natriuretik diuretik (misalnya: Furosemide, hydrochlorothiazide). Dapat meningkatkan risiko perdarahan jika di berikan bersamaan dengan obat anti inflamasi non steroid atau salisilat lain (misalnya: Aspirin), antikoagulan (misalnya: Warfarin), kortikosteroid, SSRI. Meningkatkan risiko nefrotoksisitas siklosporin atau tacrolimus. Meningkatkan kadar plasma dan penurunan pembersihan lithium pada ginjal. Meningkatkan konsentrasi serum digoxin dan metotreksat.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Trifastan ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Perhatian Menyusui
Asam Mefenamat dapat masuk ke dalam ASI. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.

Artikel
    Penyakit Terkait