Sukses

Pengertian Triclofem

Triclofem adalah kontrasepsi berbentuk cairan injeksi yang diproduksi oleh Tunggal Idaman Abdi. Sediaan kontrasepsi ini mengandung Medroxyprogesterone asetat yang diindikasikan untuk mencegah kehamilan. Medroksiprogesteron merupakan progestogen sintetik yang mengubah fase proliferatif endometrium menjadi fase sekretori. Zat aktif ini emiliki beberapa aktivitas androgenik dan anabolik tetapi tidak memiliki efek estrogenik. Penggunaan secara parenteral menyebabkan penghambatan gonadotropin hipofisis, sehingga mencegah maturasi dan ovulasi folikel.

Keterangan Triclofem

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Kontrasepsi
  • Kandungan: Medroxyprogesterone asetat 150 mg/ml
  • Bentuk: Cairan Injeksi
  • Satuan Penjualan: Vial
  • Kemasan: Box, 20 Vial @ 1 ml
  • Farmasi: Tunggal Idaman Abdi
  • Harga: Rp 7.500 - Rp 10.000 / Vial.

Kegunaan Triclofem

Triclofem digunakan sebagai metode kontrasepsi alternatif jika kontrasepsi oral atau IUD tidak tersedia.

Dosis & Cara Penggunaan Triclofem

Triclofem merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras, harus dengan resep dokter. Penggunaan Triclofem injeksi harus dibantu oleh tenaga ahli medis.

Dosis: 150 mg atau 1 mL setiap 3 bulan dengan injeksi intra muskular ke dalam pada otot gluteal (otot bokong) atau deltoid (otot yang membentuk struktur bulat pada bahu). Injeksi pertama harus diberikan dalam 5 hari pertama siklus haid.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celcius.

Efek Samping Triclofem

Efek samping mungkin terjadi selama penggunaan Triclofem adalah menstruasi tidak teratur, perubahan tubuh, sakit kepala, gugup, sakit perut atau ketidaknyamanan, pusing, penurunan libido, nyeri punggung, vaginitis, kram kaki, depresi, mual, susah tidur, keputihan, jerawat, pembengkakan, ruam, edema , hot flushes, nyeri sendi, reaksi alergi, gangguan pencernaan, penyakit kuning, infeksi saluran kemih, kanker serviks, emboli paru, anemia, sesak napas, demam, kulit kering, kanker payudara, nyeri payudara, reaksi di tempat injeksi.

Kontraindikasi
Tidak boleh diberikan pada penderita pendarahan vagina yang tidak terdiagnosis, diketahui atau diduga kanker payudara; tromboflebitis aktif atau riwayat gangguan tromboemboli, penyakit serebrovaskular; gangguan fungsi hati. Hasil Pap smear menunjukkan tahap III atau lebih; galaktorea atau keputihan lainnya. Diketahui atau diduga kanker. Wanita yang sedang dalam perawatan terutama dosis tinggi anti-kecemasan, barbiturat, antidepresan, antikonvulsan, rifampisin, dan obat anti malaria. Diketahui atau diduga hamil.

Interaksi Obat
Dapat menekan kadar serum medroksiprogesteron asetat jika di berikan bersamaan dengan aminogluthetimide.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Triclofem ke dalam Kategori X:
Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.

Perhatian Menyusui
Medroxyprogesterone dapat masuk ke dalam ASI. Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan.

Artikel
    Penyakit Terkait