Sukses

Pengertian Theobron

Theobron merupakan obat yang mengandung Theophylline sebagai zat aktifnya. Obat ini tersedia dalam bentuk sirup dan kapsul. Theobron digunakan untuk membantu mengobati penyakit paru-paru, seperti Asma bronkial dan kondisi bronkospastik (kontraksi otot-otot beronkus) lainnya. Theobron harus digunakan secara teratur untuk mencegah sesak napas. Theobron bekerja di saluran udara dengan merelaksasi otot sehingga membuka saluran pernapasan.

Keterangan Theobron

  1. Theobron Kapsul
    • Golongan: Obat Bebas Terbatas
    • Kelas Terapi: Obat Antiasmatik dan COPD
    • Kandungan: Theophylline 130 mg
    • Bentuk: Kapsul
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 10 Kapsul
    • Farmasi: Interbat
  2. Theobron Sirup
    • Golongan: Obat Bebas Terbatas
    • Kelas Terapi: Obat Antiasmatik dan COPD
    • Kandungan: Theophylline 130 mg Per 15 ml
    • Bentuk: Sirup
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol @ 100 ml
    • Farmasi: Interbat

Kegunaan Theobron

Theobron di gunakan untuk mengatasi penyakit paru-paru seperti asma.

Dosis & Cara Penggunaan Theobron

Theobron merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan theobron juga harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  • Theobron Kapsul
    Dewasa: 1 kapsul, di minum 3 kali sehari.
  • Theobron Sirup
    Dewasa dan Anak > 13 tahun: 3-6 sendok teh, di minum 3 kali sehari
    Anak usia 7-12 tahun: 2 sendok teh, di minum 3 kali sehari
    Anak usia 1-6 tahun: 1 sendok teh, diminum 3 kali sehari.

Efek Samping Theobron

- Gangguan pencernaan
- Kegugupan
- Frekuensi kencing

Kontra Indikasi
Hindari penggunaan Theobron pada pasien:
- Penderita ulkus peptikum
- Penderita gastritis
- Kerusakan ginjal atau hati yang parah.

Interaksi Obat
- Dapat meningkatkan stimulasi sistem saraf pusat yang disebabkan oleh simpatomimetik & ekskresi litium & fenitoin sehingga mengurangi efektivitasnya.
- Meningkatkan kadar teofilin plasma dapat terjadi jika di berikan bersamaan dengan simetidin, alopurinol, eritromisin.
- Toksisitas digitalis dapat meningkat.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Theobron ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

 

Artikel
    Penyakit Terkait