Sukses

Pengertian Tensilon

Tensilon adalah obat herbal yang mengandung ekstrak bawang putih (Alii sativi Bulbus), daun seledri (Apii graveolentis) dan Valerianae Radix. Bawang putih mengandung zat allicin, seledri mengandung folat, potasium, vitamin B6, vitamin C, dan vitamin K yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Secara tradisional, Tensilon digunakan untuk membantu meringankan gejala tekanan darah tinggi yang ringan.

Keterangan Tensilon

  1. Tensilon Pil
    • Golongan: Obat Tradisional
    • Kelas Terapi: Suplemen & Terapi Tambahan; Jamu; Herbal
    • Kandungan: Alii sativi Bulbus 16 mg, Apii graveolentis Herba 32 mg, Valerianae Radix 112 mg
    • Bentuk: Pil
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol @100,150, 200 dan 300 pil
    • Farmasi: PT. Dami Sariwana.
  2. Tensilon Kapsul
    • Golongan: Obat Tradisional
    • Kelas Terapi: Suplemen & Terapi Tambahan; Jamu; Herbal
    • Kandungan: Alii sativi Bulbus 35 mg, Apii graveolentis Herba 75 mg, Valerianae Radix 256 mg
    • Bentuk: Kapsul
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol @ 18, 30, 45, 72 kapsul
    • Farmasi: PT. Dami Sariwana.

Kegunaan Tensilon

Tensilon digunakan untuk membantu meringankan gejala tekanan darah tinggi yang ringan.

Dosis & Cara Penggunaan Tensilon

Aturan penggunaan Tensilon adalah sebagai berikut:

  • Tensilon Pil: 3 kali sehari 2-6 pil, diminum sesudah makan.
  • Tensilon Kapsul
    Dosis awal: 3 kali sehari 2 kapsul.
    Dosis selanjutnya: 1 kali sehari 1 kapsul.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius.

Efek Samping Tensilon

Efek samping yang mungkin terjadi adalah sakit kepala, gelisah, susah tidur, dosis yang sangat besar mengakibatkan peningkatan denyut jantung.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien yang memiliki indikasi hipersensitif terhadap komposisi Tensilon.

Interaksi Obat

  • Hindari penggunaan bersama dengan alkohol dan bahan sedative lainnya.
  • Hindari penggunaan bersama obat-obatan pengecer darah seperti warfarin, hepamin, aspirin.

Perhatian

  • Hanya untuk penderita darah tinggi yang telah ditetapkan dokter.
  • Hindari penggunaan pada anak-anak dibawah 12 tahun, wanita hamil atau menyusui.
  • Hentikan penggunaan 2 minggu sebelum operasi karena meningkatkan resiko pendarahan.
  • Selama penggunaan konsultasikan pada dokter secara berkala.
Artikel
    Penyakit Terkait