Sukses

Pengertian Tensidox

Tensidox merupakan salah satu sediaan tablet yang mengandung Doxazosin Mesilate, obat ini diproduksi oleh Harsen. Doxazosin adalah obat yang dapat digunakan untuk menangani kasus hipertensi (tekanan darah tinggi). Obat ini bekerja dengan merangsang otot polos pada dinding pembuluh darah agar otot mengendur dan melebar. Menyebabkan saluran pembuluh darah melebar, sehingga lebih mudah dilewati aliran darah dan tekanan darah akan menurun. Obat ini dapat digunakan untuk mengatasi hipertensi atau sekedar mengontrol tingkat tekanan darah.

Keterangan Tensidox

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antihipertensi.
  • Kandungan: Doxazosin Mesilate 1 mg; Doxazosin Mesilate 2 mg
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet.
  • Farmasi: Harsen.

Kegunaan Tensidox

Tensindox digunakan sebagai terapi pengobatan untuk pasien hipertensi.

Dosis & Cara Penggunaan Tensidox

Tensindox merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras, harus menggunakan resep dokter.

  • Untuk kontrol tekanan darah dosis awal 1 mg/hari; dapat ditingkatkan menjadi 2 mg/hari, kemudian menjadi 4 mg/hari. Maksmal 8 mg/hari; dosis umum 2-4 mg/hari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius.

Efek Samping Tensidox

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Tensidox, yaitu:

  • Mual dan muntah
  • Peradangan pada hidung
  • Nyeri pada lambung
  • Diare
  • Tubuh gemetar
  • Pembesaran payudara pada pria
  • Penurunan tekanan darah
  • Pusing dan sakit kepala
  • Rasa lelah berlebih
  • Vertigo
  • Pembengkakan
  • Kekurangan energi
  • Rasa kantuk.

Overdosis
Overdosis Doxazosin dapat mengakibatkan gejala hipotensi.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Tensidox pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Hipersensitivitas atau alergi terhadap salah satu komponen dalam obat ini
  • Tekanan darah rendah
  • Pembengkakan kelenjar prostat
  • Penyumbatan saluran kemih bagian atas
  • Infeksi saluran kemih kronis
  • Batu ginjal
  • Gangguan fungsi ginjal dan kandung kemih.

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Tensidox bersamaan dengan cimetidine, sildenafil, dan inhibitor PDE-5

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Tensindox ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait