Sukses

Pengertian Temodal

Temodal adalah obat yang mengandung Temozolomide. Temozolomide adalah obat kemoterapi yang bekerja dengan memperlambat pertumbuhan sel. Temodal diindikasikan untuk megobati glioma (tumor) ganas yang berulang atau progresif, Melanoma metastasis (kanker kulit), Glioblastoma multiforme (tumor otak). Penggunaan obat ini harus dengan Resep Dokter. Temodal tersedia 2 kekuatan dosis yang berbeda, yaitu Temodal 20 mg dan 100 mg. Perbedaan kekuatan dosis digunakan untuk membedakan tingkat tujuan terapi, kondisi biologis atau rasa sakit yang diderita oleh pasien.

Keterangan Temodal

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Sitotoksik Kemoterapi.
  • Kandungan: Temozolomide 20 mg; Temozolomide 100 mg.
  • Bentuk: Kapsul.
  • Satuan Penjualan: Box; Sachet
  • Kemasan: Box, 5 Sachet @ 1 Kapsul
  • Farmasi: Schering Plough Labo/Organon Pharma Indonesia
  • Harga: Rp 8.000.000 - Rp 8.500.000 / Box.

Kegunaan Temodal

Temodal digunakan sebagai terapi pengobatan sitotoksik kemoterapi.

Dosis & Cara Penggunaan Temodal

Temodal merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras. Hanya bisa digunakan berdasarkan resep dokter. Aturan penggunaan Temodal secara umum adalah:

Dewasa:

  • Per Oral Glioblastoma multiforme Fase bersamaan: 75 mg / m2 sekali sehari selama 42 hari dengan radioterapi fokal. Lakukan monoterapi 4 minggu setelah menyelesaikan fase bersamaan:
    • Siklus 150 mg / m2 sekali sehari selama 5 hari diikuti dengan istirahat 23 hari.
    • Siklus 2: 200 mg / m2 sekali sehari selama 5 hari. Jika dosis tidak dapat ditingkatkan pada siklus 2, jangan menambah dosis pada siklus berikutnya. Dosis yang digunakan dalam siklus 2 diberikan selama sisa siklus, memungkinkan toksisitas, hingga 6 siklus.
  • Glioma maligna rekuren atau progresif.
    • Kemoterapi: 200 mg / m2 sekali sehari selama 5 hari, diikuti istirahat 23 hari (1 siklus).
    • Kemoterapi Akut: 150 mg / m2 / hari selama 5 hari diikuti dengan istirahat 23 hari (1 siklus), meningkat menjadi 200 mg / m2 / hari untuk siklus ke-2 jika tidak ada toksisitas hematologis.
  • Melanoma metastatik 200 mg / m2 / hari selama 5 hari setiap 28 hari.
    Harus diminum dengan perut kosong. Diminum setidaknya 1 jam sebelum makan.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 15-30 derajat Celcius.

Efek Samping Temodal

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Temodal, yaitu:

  • Gangguan Pencernaan: Mual, muntah, sembelit, diare, sakit perut.
  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Kejang-kejang
  • Gangguan memori
  • Gangguan konsentrasi
  • Tremor atau gemeteran.
  • Penglihatan kabur.
  • Gangguan pendengaran
  • Gangguan bicara
  • Gangguan kulit: ruam.
  • Leukopenia (rendahnya jumlah sel darah putih yang ada di dalam tubuh)
  • Anemia.
  • Hiperglikemia atau meningkatnya kadar gula dalam darah.
  • Penurunan berat badan
  • Insomnia.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Temodal pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Hipersensitif atau alergi terhadap dacarbazine. Myelosupresi parah.
  • Wanita hamil.

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Temodal:

  • Berkurangnya efektivitas vaksin dan infeksi umum dapat terjadi pada pasien yang diimunisasi dengan vaksin.
  • Penurunan clearance temozolomide dengan asam valproat.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan temodal ke dalam Kategori D:
Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Artikel
    Penyakit Terkait