Sukses

Pengertian TB Vit 6

Tb Vit 6 merupakan obat antituberculosis yang diproduksi oleh Meprofarm. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet dan sirup kering. TB Vit 6 mengandung isoniazid dan vitamin B6 yang diindikasikan untuk terapi antituberculosis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.

Keterangan TB Vit 6

  1. TB Vit 6 Tablet
    • Golongan: Obat Keras.
    • Kelas Terapi: Antituberculosis
    • Kandungan: Isoniazid dan Vitamin B6
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi: Meprofarm
    • Harga: Rp 7.000 - Rp 12.500 / Strip.
  2. TB Vit 6 Sirup Kering

    • Golongan: Obat Keras.
    • Kelas Terapi: Antituberculosis
    • Kandungan: Isoniazid dan Vitamin B6
    • Bentuk: Sirup 100 mg/10 mg/ 5 ml
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Dus, Botol @ 120 ml; Botol @ 225 ml
    • Farmasi: Meprofarm
    • Harga: Rp 26.000 - Rp 50.000 / Botol.

Kegunaan TB Vit 6

TB Vit 6 diindikasikan untuk terapi antituberculosis yang di sebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.

Dosis & Cara Penggunaan TB Vit 6

TB Vit 6 merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian dan penggunaannya harus berdasarkan resep dokter.

  • Sirup Kering
    • Anak
      Pencegahan: 10 mg/kgBB/hari. Pengobatan: 10-20 mg/kgBB/hari dosis tunggal
    • Dewasa
      Pencegahan: 4-5 mg/kgBB/hari. Pengobatan: 5 mg/kgBB/hari dosis tunggal
  • Tablet
    • Dewasa
      Pencegahan: 1 tabet/hari atau < 5 mg/kgBB/hari, atau 5 mg/kgBB/hari
      Pengobatan: 10-20 mg/kgBB/hari dosis tunggal.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius.

Efek Samping TB Vit 6

Efek samping yang mungkin terjadi adalah kerusakan saraf, reaksi kulit, asidosis pelagra, gangguan pencernaan, hiperglikemia.

Overdosis
Penggunaan dosis Isoniazid yang berlebihan dapat menimbulkan gejala mual, muntah, pusing, bicara cadel, penglihatan kabur, dan halusinasi visual (termasuk warna-warna cerah dan desain aneh).Depresi susunan saraf pusat, yang berkembang pesat dari stupor menjadi koma, kejang berat yang tidak dapat diatasi, asidosis metabolik, asetonuria, dan hiperglikemia

Kontraindikasi
Tidak boleh diberikan pada pasien yang hipersensitif terhadap komponen yang terkandung dalam produk, penderita penyakit hati dan ginjal, penderita epilepsi.

Keamanan Menyusui
Isoniazid terdistribusi ke dalam ASI. Konsultasikan dengan dokter.

Perhatian Khusus
Pada wanita hamil dan menyusui, pasien dengan gangguan fungsi hati, diabetes melitus, dan riwayat gout.

Artikel
    Penyakit Terkait