Sukses

Pengertian Tarceva

Tarceva merupakan obat antikanker yang diproduksi oleh PT. Boehringer Ingelheim. Tarceva mengandung Erlotinib yang biasanya digunakan untuk mengobati kanker paru-paru. Erlotinib juga dapat digunakan bersamaan dengan obat lain untuk mengobati kanker pankreas. Erlotinib bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan sel kanker dan mengikat protein tertentu (epidermal growth factor receptor-EGFR) pada beberapa tumor. Erlotinib termasuk golongan kinase inhibitors.

Keterangan Tarceva

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antikanker
  • Kandungan: Erlotinib
  • Bentuk: Tablet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet Salut Selaput
  • Farmasi: PT. Boehringer Ingelheim.

Kegunaan Tarceva

Tarceva digunakan untuk terapi pengobatan kanker paru-paru.

Dosis & Cara Penggunaan Tarceva

Tarceva 100 mg merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Tarceva 100 mg Tablet juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Karsinoma paru dan Karsinoma metastatik
Dewasa: 150 mg sekali sehari sampai berkembangnya penyakit atau toksisitas yang tidak dapat diterima. Kurangi dosis hingga 50 mg bila perlu.

Kanker pankreas metastatik yang tidak dapat dioperasi
Dewasa: Sebagai pengobatan lini pertama dengan gemcitabine: 100 mg sekali sehari, kurangi dosis hingga 50 mg bila perlu.

Efek Samping Tarceva

Efek Samping
Efek samping yang mungkin terjadi apabila mengkonsumsi Tarceva 100 mg adalah :
1. Ruam eritematosa dan papulopustular ringan atau sedang.
2. Kondisi kulit bulosa, melepuh, dan terkelupas.
3. Diare, mual, muntah, stomatitis, perdarahan GI, sakit perut, anoreksia, alopecia.
Berpotensi Fatal: Sindrom Stevens-Johnson, nekrolisis epidermal toksik, gagal hati, sindrom hepatorenal, penyakit paru interstitial, perforasi GI, hipokalaemia, dan gagal ginjal.

Kontraindikasi
Hati-hati pemberian kepada pasien yang merokok karena merokok dapat menyebabkan konsentrasi erlotinib dalam plasma berkurang.

Interaksi Obat
1. Peningkatan kadar serum pada penggunaan Tarceva dengan Ketoconazole, clarithromycin, atazanavir).
2. Penggunaan Tarceva dengan Rifampisin, karbamazepin, fenitoin, dan fenobarbital dapat mengurangi efek erlotinib
3. Peningkatan kadar serum bila penggunaan Tarceva bersama dengan ciprofloxacin atau capecitabine.
4. Menggunakan penghambat P-glikoprotein (mis. Siklosporin, verapamil) dapat menyebabkan distribusi yang berubah atau penghapusan erlotinib.
5. Obat-obatan yang meningkatkan pH saluran GI (mis. Antasida, antagonis reseptor H2, atau PPI) dapat mengurangi kelarutan erlotinib sehingga menurunkan ketersediaan hayati.
6. Penggunaan bersamaan dengan warfarin atau turunan kumarin lainnya dapat meningkatkan kejadian INR dan perdarahan.

Kategori Kehamilan
Kategori D : Terbukti menimbulkan resiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh jika digunakan pada wanita hamil dapat dipertimbangkan (misalnya jika obat diperlukan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak efektif atau tidak dapat diberikan).

Artikel
    Penyakit Terkait