Sukses

Pengertian Symbicort

Symbicort merupakan obat yang mengandung Budesonide dan formoterol fumarate. Budesonide dan formoterol fumarate berfungsi untuk mengatasi serangan asma dan PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik) berat seperti, bronkitis kronis dan emfisema serta riwayat ekserbasi (kekambuhan parah) asma berulang yang disertai dengan keadaan sesak, mengi, batuk, dada terasa berat atau kombinasi dari beberapa gejala di atas. Budenosid merupakan glukokortikosteroid yang apabila dihirup memiliki tindakan anti peradangan yang cepat (dalam jam) dan dosis-tergantung di saluran napas, yang mengakibatkan gejala berkurang dan serangan kambuh asma lebih sedikit. Formoterol adalah agonis β2-adrenergik selektif yang ketika dihirup menghasilkan relaksasi cepat otot polos pada bronkus pasien sehingga membuka jalan napas secara bolak-balik.

Keterangan Symbicort

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Anti asma dan Preparasi PPOK
  • Kandungan: Budesonide 80 mcg, formoterol fumarate 4.5 mcg; Budesonide 160 mcg, formoterol fumarate 4.5 mcg
  • Bentuk: Serbuk inhaler
  • Satuan Penjualan: Tubehaler
  • Kemasan: Tubehaler @ 60 dosis
  • Farmasi: Astra Zeneca

Kegunaan Symbicort

Symbicort digunakan untuk mengatasi serangan asma dan PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik) berat seperti, bronkitis kronis dan emfisema serta riwayat ekserbasi (kekambuhan parah) asma berulang yang disertai dengan keadaan sesak, mengi, batuk, dada terasa berat atau kombinasi dari beberapa gejala di atas.

Dosis & Cara Penggunaan Symbicort

Symbicort merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan symbicort juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.


Asma, Terapi pemeliharaan dan pereda :

  • Dewasa dan remaja usia lebih dari 12 tahun, dengan besar dosis tergantung dari besarnya gejala, 1 inhalasi pada pagi dan sore atau 2 inhalasi Symbicort 160/4.5 mcg pada pagi atau sore. Sbg dosis pemeliharaan, dapat juga diberikan 2 inhalasi 2 kali per hari Symbicort 160/4.5 mcg. Maksimal 4 inhalasi.
  • Terapi pemeliharaan : Dewasa dan remaja usia lebih dari 12 tahun, 1-2 inhalasi 2 kali per hari Symbicort 160/4.5 mcg tergantung dari beratnya gejala.
  • PPOK : Dewasa 2 inhalasi 2 kali per hari Symbicort 160/4.5 mcg.

Efek Samping Symbicort

Efek samping yang mungkin terjadi apabila mengkonsumsi Symbicort adalah:

  • Palpitasi (detak jantung tidak teratur, melambat atau cepat).
  • Tremor (getaran atau menggigil yang terjadi secara tidak sadar).
  • Iritasi tenggorokan yang bersifat ringan, batuk, suara serak.
  • Sakit kepala.
  • Kandidiasis oral (infeksi mulut karena Candida albicans).

Kontraindikasi
Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap komposisi dari Symbicort

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Symbicort ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
Penyakit Terkait