Sukses

Pengertian Sustanon

Sustanon Injeksi merupakan obat yang mengandung hormon Testosterone Propionate, Testosterone Phenylpropionate, Testosterone Isocaproate, dan Testosterone Decanoate. Hormon Testosterone berfungsi untuk terapi pada pasien pria yang kekurangan hormon testosteron. Hormon testosterone ini mempengaruhi kualitas sperma pada pria dan mempengaruhi pembentukan dan pertumbuhan tulang dan otot.

Keterangan Sustanon

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Hormon
  • Kandungan: Testosterone Propionate, Testosterone Phenylpropionate, Testosterone Isocaproate, dan Testosterone Decanoate.
  • Bentuk: Cairan Injeksi
  • Satuan Penjualan: Ampul
  • Kemasan: Ampul @ 1 mL
  • Farmasi: Sydna Farma

Kegunaan Sustanon

Sustanon Injeksi digunakan untuk memperbaiki kualitas sperma pada pria. Serta, mempengaruhi pembentukan dan pertumbuhan tulang dan otot.

Dosis & Cara Penggunaan Sustanon

Sustanon injeksi merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan sustanon injeksi juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Penggunaan sustanon injeksi harus dibantu oleh petugas medis.

  • Dosis : 1 mL secara intravela selama 3 minggu

Efek Samping Sustanon

Efek samping yang mungkin terjadi apabila mengkonsumsi Sustanon adalah:
-Rangsangan seksual berlebih
-Peningkatan frekuensi ereksi
-Penutupan cakram epifisis secara dini
-Penurunan volume sperma
-Perbesaran penis
-Nyeri pada saat ereksi
-Penurunan konsentrasi sperma
-Perkembangan seksual lebih dini pada masa puber

Kontraindikasi
- Pasien yang memiliki kanker atau tumor pada kelenjar prostat dan kelenjar susu

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Sustanon ke dalam Kategori X:
Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.

Artikel
    Penyakit Terkait