Sukses

Pengertian Sopros

Sopros adalah obat yang mengandung Misoprostol sebagai zat aktifnya. Sopros adalah zat yang dapat mengurangi produksi asam lambung dan melindungi lambung dari kerusakan akibat penggunaan obat OAINS (obat anti inflamasi non steroid), seperti aspirin, ibuproden, naproxen, celecoxib, diklofenak, meloxicam dan lain lain. Sopros digunakan sebagai mengurangi asam lambung akibat penggunaan obat OAINS.

Keterangan Sopros

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas terapi: Antasid, antireflux, anti ulceran
  • kandungan: Misoprostol 200 mcg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 3 Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Erlimplex

Kegunaan Sopros

Sopros adalah zat yang dapat mengurangi produksi asam lambung dan melindungi lambung dari kerusakan akibat penggunaan obat OAINS.

Dosis & Cara Penggunaan Sopros

Sopros merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Sopros juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  1. Penurunan produksi asam lambung akibat penggunaan obat NSAID
    Dewasa: diberikan dosis 4 tablet per hari dibagi dalam 2-4 dosis, digunakan dalam waktu 4 minggu.
  2. Pencegahan peningkatan asam lambung
    Dewasa: 1 tablet, diminum 2-4 kali perhari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu atau di bawah suhu 25 ° C.

Efek Samping Sopros

Efek samping penggunaan Sopros yang mungkin terjadi adalah:

  • Diare
  • Dispepsia
  • Nyeri perut bagian atas
  • Mual dan muntah
  • Terbentuk ruam
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Meningkatkan kontraksi uterus
  • Pendarahan yang tidak normal pada vagina

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Sopros pada pasien dengan kondisi:

  • Pasien yang hipersensitif terhadap misoprostol.
  • Wanita hamil

Interaksi Obat

  • Obat golongan antasida yang menganding magnesium dapat memperburuk diare yang disebabkan oleh misoprostol.
  • Berpotensi fatal: Peningkatan efek uterotonik jika diberikan bersamaan dengan obat oksitosin atau agen induksi persalinan lainnya.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Sopros ke dalam Kategori X:
Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.

Overdosis

  • Pemberian Sopros yang melebihi dosis yang dianjurkan akan menimbulkan gejala, seperti kejang, sedasi, gemetar, sesak napas, diare, sakit perut, demam, jantung berdebar, hipotensi, denyut jantung lambat.
  • Jika terjadi overdosis, segera lakukan pengobatan suportif. Penanganan pasien overdosis harus dibantu oleh tenaga medis profesional.
Artikel
    Penyakit Terkait