Sukses

Pengertian Solinfec

Solinfec adalah sediaan obat dalam bentuk tablet dan krim yang diproduksi oleh Ifars Indonesia. Solinfec tablet digunakan untuk mengobati kandidiasis mukokutan (infeksi yang di sebabkan oleh jamur Candida) kronis tidak responsif terhadap nistatin / antijamur lainnya, mengobati infeksi jamur sistemik, seperti kromomikosis ( infeksi jamur kronik yang disebabkan oleh jamur berpigmen), coccidioidomycosis (infeksi yang disebabkan oleh jamur Coccidoides), histoplasmosis (penyakit infeksi jamur pada paru-paru ), paracoccidioidomycosis (suatu penyakit kronis yang biasanya menyerang paru-paru), mukosa mulut dan hidung.

Sedangkan Solinfec krim digunakan untuk mengatasi infeksi pada kulit, seperti tinea korporis (infeksi jamur yang bisa menimbulkan ruam melingkar kemerahan), tinea kruris (rasa gatal di selakangan akibat infeksi jamur), tinea manus (infeksi jamur menular yang menyerang tubuh bagian tangan), tinea pedis (kutu air), dan tinea versikolor (panu). Solinfec mengandung zat aktif Ketoconazole.

Keterangan Solinfec

  1. Solinfec Tablet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antijamur/ Antijamur dan Antiparasit Topikal 
    • Kandungan: Ketoconazole 200 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi: Ifars Indonesia
    • Harga: Rp15.000 - Rp40.000/ Strip
  2. Solinfec krim
    • Golongan: Obat Bebas Terbatas
    • Kelas Terapi: Antijamur atau Antijamur Topikal dan Antiparasit
    • Kandungan: Ketoconazole 2%
    • Bentuk: Krim
    • Satuan Penjualan: Tube
    • Kemasan: Tube @ 5 gram
    • Farmasi: Ifars Indonesia
    • Harga: Rp8.000 - Rp25.000/ Tube

Kegunaan Solinfec

Solinfec tablet digunakan untuk mengobati infeksi sistemik yang disebebkan oleh jamur. Sedangkan Solinfec krim digunakan untuk mengobati infeksi jamur pada kulit.

Dosis & Cara Penggunaan Solinfec

Solinfec merupakan Golongan Obat Keras, sehingga penggunaanya harus sesuai dengan Resep Dokter.

  1. Solinfec Tablet
    • Infeksi mikosis (kecuali kandidiasis vagina)
      • Dewasa: 1 tablet dgiberikan secara bersamaan dengan makanan selama 14 hari. Jika tidak responsif, dosis dapat ditingkatkan menjadi 2 tablet.
    • Kandidiasis vagina
      • Dewasa: 2 tablet diberikan selama 5 hari.
      • Anak usia 5-12 tahun: ½ tablet diminum 1 kali sehari.
      • Anak usia 1-4 tahun: ¼ tablet diminum 1 kali sehari.
  2. Solinfec Krim
    • Dosis biasa: Oleskan Solinfec krim sekali sehari.
    • Infeksi resisten: Oleskan Solinfec krim 2 kali sehari.
    • Durasi terapi: Tinea corporis 3-4 minggu; infeksi tinea versikolor dan kandida 2-3 minggu; tinea kruris 2-4 minggu; tinea pedis 4-6 minggu.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 15-30 derajat Celcius.

Efek Samping Solinfec

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Solinfec, antara lain:

  • Mual, muntah
  • Diare
  • Sakit perut
  • Ruam kulit, biduran
  • Iritasi
  • Kulit kemerahan
  • Sensasi kulit terbakar
  • Sakit kepala
  • Sembelit
  • Gatal
  • Reaksi hipersensitif
  • Trombositopenia (jumlah trombosit kurang dari normal)
  • Pusing
  • Reaksi alergi
  • Demam

Kontraindikasi 
Hindari penggunaan Solinfec Tablet pada pasien dengan kondisi:

  • Hipersensitif terhadap kandungan dalam produk
  • Hindari penggunaan bersama dengan astemizol atau terfenadine
  • Penderita penyakit hati
  • Kehamilan

Hindari penggunaan Solinfec Krim pada pasien dengan kondisi:

  • Hipersensitif terhadap kandungan dalam produk

Interaksi Obat 
Solinfec Tablet dapat berinteraksi bila diberikan secara bersamaan dengan obat-obat berikut:

  • Antikolinergik
  • Antasida
  • Antagonis reseptor H2
  • Klordiazepoksida
  • Siklosporin
  • Metilprednisolon
  • Quinidine
  • Warfarin
  • Terfenadine
  • Astemizole
  • Teofilin
  • Rifampisin
  • Fenitoin

Kategori Kehamilan 

  • Solinfec Tablet dikontraindikasikan penggunaannya pada wanita hamil.
  • Belum ada data yang tersedia untuk penggunaan Solinfec Krim pada wanita hamil.

Perhatian Menyusui

  • Solinfec Tablet terserap kedalam ASI, tetap konsultasikan pada dokter sebelum menggunakan obat ini.
  • Tidak ada informasi yang tersedia tentang keberadaan Solinfec Krim dalam ASI, atau efek pada anak yang disusui, atau efek pada produksi ASI setelah pemberian topikal pada wanita yang sedang menyusui.
Artikel
    Penyakit Terkait