Sukses

Pengertian Solac

Solac adalah obat pencahar berbentuk sirup yang di produksi oleh Soho Industri Pharmasi. Solac mengandung Lactulose yang di indikasikan untuk mengatasi sembelit (susah buang air besar).

Laktulosa bekerja dengan meningkatkan gerakan usus besar. Pada penderita ensefalopati hepatik (perubahan kepribadian, psikologis, dan sistem saraf pada orang dengan yang mengalami gagal hati), mengurangi penyerapan ion amonium dan senyawa nitrogen yang beracun, sehingga mengurangi konsentrasi amonia darah.

Keterangan Solac

  • Golongan: Obat Bebas
  • Kelas Terapi: Laksatif dan Purgatif
  • Kandungan: Lactulose 3.335 mg/ 5 ml
  • Bentuk: Sirup
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Dus, 1 Botol @ 120 ml
  • Farmasi: Soho Industri Pharmasi
  • Harga: Rp90.000 - Rp105.000/ Botol

Kegunaan Solac

Solac digunakan untuk mengatasi sembelit dan mengurangi konsentrasi amonia pada penderita ensefalopati hepatik.

Dosis & Cara Penggunaan Solac

Cara Penggunaan Solac adalah sebagai berikut:

Sembelit

  • Dewasa:
    • Dosis awal: 3-6 sendok takar setiap hari sebagai dosis tunggal atau dalam 2 dosis terbagi, dosis dapat di tingkatkan hingga 9 sendok takar setiap hari. Sesuaikan dosis secara bertahap sesuai dengan respons pasien.
    • Anak Usia 1 bulan - 1 tahun: 1/2 sendok takar
    • Anak Usia > 1-5 tahun: 1 sendok takar
    • Anak Usia > 5-10 tahun: 2 sendok takar
    • Anak Usia > 10-18 tahun: 3 sendok takar.
      Semua dosis diberikan 2 x sehari.

Ensefalopati Hepatik

  • Dewasa: 18-30 sendok takar setiap hari dalam 3 dosis terbagi, sesuaikan dosis seperlunya untuk menghasilkan 2-3 tinja lunak setiap hari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 15-30 derajat Celcius. Terhindar dari cahaya, kelembaban, dan jangan dibekukan.

Efek Samping Solac

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Solac, antara lain:

  • Ketidaknyamanan perut (misalnya: Perut kembung, kram)
  • Mual dan muntah

Overdosis
Overdosis Lactulose dapat menyebabkan beberapa gejala berikut:

  • Diare
  • Kehilangan elektrolit
  • Nyeri perut

Kontraindikasi
Tidak boleh di berikan pada pasien dengan kondisi:

  • Galaktosemia
  • Obstruksi gastrointestinal atau sindrom suboklusif
  • Penyakit radang usus akut (misalnya kolitis ulserativa, penyakit Crohn)
  • Perforasi pencernaan atau risiko perforasi pencernaan
  • Sindrom nyeri perut yang tidak diketahui penyebabnya
  • Diet rendah galaktosa

Interaksi Obat

  • Dapat mengurangi efek terapeutik bila diberikan secara bersamaan dengan glutamin.
  • Dapat meningkatkan kehilangan Kalium yang diinduksi oleh tiazid, steroid, dan amfoterisin B.
  • Dapat meningkatkan efek glikosida jantung.
  • Dapat mengurangi efek yang diinginkan bila diberikan secara bersamaan dengan antasida yang tidak dapat diserap, neomisin, atau anti infeksi oral lainnya.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Solac ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Perhatian Menyusui
Tidak diketahui apakah obat didistribusikan ke dalam ASI. Gunakan dengan hati-hati dan tetap konsultasikan pada dokter.

Artikel
    Penyakit Terkait