Sukses

Pengertian Sofosvir

Sofosvir merupakan obat anti virus berbentuk tablet salut selaput yang di produksi oleh Dexa Medica. Obat ini mengandung Sofosbuvir yang di indikasikan untuk mengobati hepatitis C. Sofosvir bekerja dengan menghambat protein NS5B virus hepatitis C. Hepatitis C adalah peradangan pada organ hati akibat infeksi virus hepatisis C.

Keterangan Sofosvir

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antivirus
  • Kandungan: Sofosbuvir 400 mg
  • Bentuk: Tablet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol @ 28 Tablet
  • Farmasi: Dexa Medica

Kegunaan Sofosvir

Sofosvir di gunakan untuk mengobati hepatitis C kronis.

Dosis & Cara Penggunaan Sofosvir

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

  • Di kombinasikan dengan agen antivirus lain: 400 mg 1 x sehari. Durasi pengobatan dapat bervariasi tergantung pada genotipe virus hepatitis C dan rejimen pengobatan.

Efek Samping Sofosvir

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Sofosvir, antara lain:
- Anemia
- Neutropenia (jumlah neutrofil kurang dari normal)
- Trombositopenia (jumlah trombosit kurang dari normal)
- Penglihatan kabur
- Mual, muntah
- Nafsu makan menurun
- Diare, sembelit
- Peningkatan serum lipase
- Mulut kering
- Flu, nyeri, demam
- Peningkatan lipase serum, bilirubin, dan kreatinin kinase
- Nafsu makan menurun
- Nyeri otot, nyeri sendi, sakit punggung, kejang otot
- Sakit kepala, pusing, migrain
- Ruam, kulit kering.

Kontraindikasi:
- Tidak boleh di berikan pada pasien yang hipersensitif
- Tidak boleh di berikan pada wanita hamil (bila digunakan dalam kombinasi dengan ribavirin dan peginterferon alfa)
- Tidak boleh di berikan pada ibu menyusui
- Tidak boleh di gunakan bersamaan dengan amiodaron dan penginduksi P-glikoprotein (P-gp) yang kuat.

Interaksi Obat:
- Dapat mengurangi efek antikoagulan antagonis vitamin K (misalnya: Warfarin).
- Berpotensi Fatal: Dapat menyebabkan bradikardia berat dan penyumbatan jantung bila diberikan bersama amiodaron.
- Penurunan konsentrasi plasma secara signifikan jika di berikan bersamaan dengan penginduksi P-gp yang poten (misalnya: Carbamazepine, fenitoin, fenobarbital).

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Sofosvir ke dalam Kategori B,X:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Kategori X: Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.

Artikel
    Penyakit Terkait