Sukses

Pengertian Skinovit

Skinovit adalah sediaan obat topikal (untuk pemakaian luar) yang diproduksi oleh Roy Surya Prima Farma. Skinovit tersedia dalam bentuk sediaan krim, gel, dan cairan obat luar. Skinovit mengandung zat aktif Tretinoin yang digunakan untuk menyamarkan bintik-bintik hitam di kulit, kekasaran, dan kerutan halus pada kulit, dan dapat digunakan untuk mengatasi jerawat. Skinovit bekerja dengan memengaruhi pertumbuhan sel-sel kulit dengan membuat lapisan kulit mengelupas, sehingga membuka pori-pori kulit yang tersumbat.

Keterangan Skinovit

  1. Skinovit Krim
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Pengobatan Jerawat / Sediaan Psoriasis, Seborrhea dan Ichthyosis
    • Kandungan: Tretinoin 0.025 %; Tretinoin 0.05 %; dan Tretinoin 0.1 %
    • Bentuk: Krim
    • Satuan penjualan: Tube
    • Kemasan: Tube @ 20 G
    • Farmasi: Roy Surya Prima Farma
  2. Skinovit Gel
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Pengobatan Jerawat / Sediaan Psoriasis, Seborrhea dan Ichthyosis
    • Kandungan: Tretinoin 0.025 %; Tretinoin 0.05 %; dan Tretinoin 0.1 %
    • Bentuk: Gel
    • Satuan penjualan: Tube
    • Kemasan: Tube @ 20 G
    • Farmasi: Roy Surya Prima Farma
  3. Skinovit Cairan Obat Luar
    • Golongan: Obat Keras.
    • Kelas Terapi: Pengobatan Jerawat / Sediaan Psoriasis, Seborrhea dan Ichthyosis
    • Kandungan: Tretinoin 0.1 %
    • Bentuk: Cairan Obat Luar
    • Satuan penjualan: Botol Plastik
    • Kemasan: Botol Plastik @ 25 ml
    • Farmasi: Roy Surya Prima Farma.

Kegunaan Skinovit

Skinovit digunakan untuk menyamarkan bintik-bintik hitam di kulit, kekasaran, dan kerutan halus pada kulit. Sedangkan, Skinovit gel dan cairan obat luar digunakan untuk mengatasi jerawat.

Dosis & Cara Penggunaan Skinovit

Skinovit termasuk dalam golongan obat keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan anjuran dan resep dokter

Skinovit krim 0.025 % dan krim 0.05 %

  • Menyamarkan bintik-bintik hitam di kulit, kekasaran, dan kerutan halus pada kulit
    Oleskan Skinovit krim ke seluruh wajah sekali sehari di malam hari. Respon terapeutik dapat terlihat setelah 6 bulan.

Skinovit krim 0.1 %, gel dan cairan obat luar

  • Mengatasi jerawat
    Oleskan 1-2 kali sehari, biasanya dioleskan pada waktu sebelum tidur, ke daerah yang terkena yang sebelumnya dibersihkan terlebih dahulu dan kemudian dikeringkan. Respon terapeutik dapat terlihat setelah 6-8 minggu.

Cara Penyimpanan:
Simpan pada suhu antara 20-25°C. Jangan dibekukan.

Efek Samping Skinovit

Efek samping yang mungkin terjadi antara lain:

  • Iritasi kulit
  • Sensasi kulit menyengat
  • Kulit kering, gatal
  • Kulit mengelupas, melepuh.

Kontraindikasi:

  • Kehamilan (trimester pertama) dan menyusui.
  • Penggunaan bersamaan dengan vitamin A.

Interaksi obat:

  • Peningkatan risiko pseudotumor serebri / hipertens intrakranial dengan tetrasiklin.
  • Iritasi kulit yang meningkat dengan obat-obatan topikal, sabun, pembersih, dan kosmetik lainnya dengan alkohol tinggi, zat, bumbu atau jeruk nipis, atau olahan dengan sulfur, resorsinol, atau asam salisilat.
  • Mengurangi kemanjuran dengan agen pengoksidasi (misalnya benzoil peroksida).
  • Berpotensi Fatal: Gejala eksaserbasi hipervitaminosis A dengan vitamin A.

Kategori kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Skinovit ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Overdosis:

  • Pemberian Skinovit yang melebihi dosis yang dianjurkan akan menimbulkan gejala, seperti kulit kemerahan yang ditandai, mengelupas, melepuh, atau tidak nyaman.
  • Jika terjadi overdosis, hentikan penggunaan dan oleskan kompres dingin. Jika tertelan, promosikan pengosongan lambung cepat dengan menginduksi emesis, bilas lambung dan / atau cairan paksa.
Artikel
    Penyakit Terkait