Sukses

Pengertian Simvaschol

Simvaschol adalah sediaan obat yang mengandung Simvastatin dan diproduksi oleh Galenium Pharmasia Lab. Simvaschol digunakan sebagai obat penurun kadar kolesterol tinggi (hiperkolesterolemia). Pengunaan Simvaschol menurunkan kolesterol jahat serta meningkatkan kolesterol baik dapat mencegah dan menurunkan risiko penyakit jantung, stroke dan serangan jantung.

Mekanisme kerja simvastatin adalah dengan menghambat enzim pembentuk kolesterol, sehingga kadar kolesterol dalam darah berkurang.

Keterangan Simvaschol

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antikolesterol.
  • Kandungan: Simvastatin 10 mg.
  • Bentuk: Tablet Salut Selaput.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 2 Strip @15 Tablet.
  • Farmasi: Galenium Pharmasia Lab.
  • Harga: Rp20.000 - Rp60.000/ Strip

Kegunaan Simvaschol

Simvaschol digunakan sebagai obat penurun kolesterol tinggi (hiperkolesterolemia).

Dosis & Cara Penggunaan Simvaschol

Simvaschol merupakan golongan obat keras. Obat ini memerlukan resep dokter untuk pembelian serta penggunaannya.

  • Dosis awal: diberikan dosis 5 - 10 mg perhari, diminum pada malam hari.
  • Lakukan pengukuran kadar lipid dengan jarak tidak kurang dari 4 minggu dan dosis disesuaikan dengan respon penderita.
  • Bila LDL turun di bawah 75 mg/dl atau total kolesterol plasma turun di bawah 140 mg/dl maka dosis Simvastatin dapat dikurangi.
  • Penderita insufisiensi ginjal parah: dosis awal 5 mg perhari dan harus dipantau ketat.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu dibawah 30 derajat Celcius.

Efek Samping Simvaschol

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Simvaschol, yaitu:

  • Sakit kepala
  • Diare atau sembelit
  • Ruam kulit
  • Sakit perut
  • Kelemahan otot
  • Nyeri otot
  • Perut kembung
  • Gangguan fungsi kognitif
  • Penglihatan kabur
  • Pusing
  • Disfungsi seksual
  • Sulit tidur

Kontraindikasi 
Hindari penggunaan Simvaschol pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Hipersensitif terhadap Simvastatin
  • Penderita penyakit hati aktif atau peningkatan transaminase serum yang menetap dan tidak jelas penyebabnya
  • Wanita hamil
  • Ibu menyusui

Interaksi Obat

  • Dapat meningkatkan risiko miopati dan rhabdomyolisis bila digunakan bersamaan dengan amiodarone, amlodipine, verapamil, diltiazem, lomitapide, daptomycin, dan colchicine.
  • Dapat meningkatkan konsentrasi serum elbasvir dan grazoprevir.
  • Dapat meningkatkan waktu protrombin bila digunakan bersamaan dengan antikoagulan kumarin.
  • Berpotensi Fatal: Peningkatan risiko miopati termasuk rhabdomyolysis dengan inhibitor CYP3A4 kuat (misalnya itrakonazol, ketoconazole, posaconazole, vorikonazol, klaritromisin, eritromisin, telithromycin, nefazodone, protease inhibitor HIV, nelfinavir, boceprevir, produk yang mengandung telaprevir, telaprevir, cobicist. danazol dan asam fusidat.

Kategori Kehamilan 
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Simvaschol ke dalam Kategori X:
Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.

Perhatian Menyusui
Simvaschol tidak direkomendasikan pada ibu menyusui.

Artikel
    Penyakit Terkait