Sukses

Pengertian Seroquel

Seroquel adalah  obat yang mengandung zat aktif quetiapine fumarate. Obat ini digunakan untuk membantu menangani gangguan mental, seperti skizofrenia dan episode manik serta episode depresif mayor pada gangguan bipolar.

Kandungan quetiapine fumarate bekerja dengan memblokir reseptor di otak tempat dopamine bekerja. Ini membantu mengendalikan gejala manik depresi dan skizofrenia.

Keterangan Seroquel

Berikut ini keterangan Seroquel, mulai dari golongan obat hingga harga:

1. Seroquel

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antipsikotik
  • Kandungan: Quetiapine Fumarate 200 mg; Quetiapine Fumarate 300 mg; Quetiapine Fumarate 25 mg
  • Bentuk: Tablet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Asrazeneca Indonesia
  • Harga: Rp200.000 - Rp435.000/ Strip

2. Seroquel XR

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antipsikotik
  • Kandungan: Quetiapine Fumarate 200 mg; Quetiapine Fumarate 300 mg; Quetiapine Fumarate 400 mg; Quetiapine Fumarate 50 mg
  • Bentuk: Tablet Lepas Lambat
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Asrazeneca Indonesia
  • Harga: Rp500.000 - Rp765.000/ Strip

Artikel Lainnya: Mitos dan Fakta Seputar Skizofrenia

Kegunaan Seroquel

Seroquel digunakan untuk mengobati gangguan mental, seperti skizofrenia dan gangguan bipolar.

Dosis dan Cara Penggunaan Seroquel

Seroquel merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter.

1. Terapi skizofrenia

  • Dewasa: 50 mg (hari ke-1), 100 mg (hari ke-2), 200 mg (hari ke-3), 300 mg (hari ke-4). Mulai hari ke-4 dan seterusnya, 300-450 mg/hari diberikan 2 kali per hari.

2. Terapi depresi:

  • Dewasa: 50 mg (hari ke-1), 100 mg (hari ke-2), 200 mg (hari ke-3), dan 300 mg (hari ke-4).

3. Episode depresi yang terkait dengan gangguan bipolar 

  • Dosis: 300 mg per hari. Diminum sebelum tidur.
  • Dosis harian total untuk 4 hari pertama: 50 mg (hari 1), 100 mg (hari 2), 200 mg (hari 3), dan 300 mg (hari 4).

4. Pengobatan tambahan episode depresi utama dalam MDD 

  • Dosis: Awalnya, 50 mg pada hari 1 dan 2, 150 mg pada hari 3 dan 4. Tingkatkan dosis dari 150-300 mg setiap hari berdasarkan evaluasi pasien secara individu. Berikan sebelum tidur. 

5. Beralih dari tablet Seroquel direct-release. Pengobatan dengan dosis Seroquel dapat dialihkan ke Seroquel XR 

  • Pada lansia, awalnya Seroquel 25 mg setiap hari, kemudian naikkan peningkatan 25-50 mg setiap hari. Dapat dialihkan ke Seroquel XR dengan dosis harian total yang sama ketika dosis efektif tercapai. Dosis harus mulai dengan 50 mg setiap hari (hari 1-3), ditingkatkan menjadi 100 mg setiap hari (hari 4), dan 150 mg setiap hari (hari 8).

6. Gangguan hati 

  • Dosis: Awalnya 50 mg sehari. Dapat ditingkatkan menjadi 50 mg setiap hari.

Cara Penyimpanan Seroquel

Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius.

Artikel Lainnya: Kiat Hidup Sehat untuk Pengidap Bipolar

Efek Samping Seroquel

Efek samping yang dapat timbul pada penggunaan Seroquel adalah:

  • Mengantuk
  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Mulut kering
  • Kenaikan berat badan
  • Penurunan HDL
  • Peningkatan trigliserida serum dan kolesterol total
  • Penurunan Hb
  • Leukopenia
  • Penurunan kadar neutrofil
  • Peningkatan kadar eosinofil
  • Mimpi buruk
  • Penglihatan kabur
  • Jantung berdebar

Overdosis

Overdosis Seroquel dapat menyebabkan beberapa gejala berikut:

Kontraindikasi

Hindari penggunaan pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap Seroquel.

Interaksi Obat

Berikut adalah beberapa obat yang dapat berinteraksi dengan Seroquel:

  • Hati-hati dalam kombinasi dengan obat kerja sentral lainnya, obat antikolinergik, dan alkohol
  • Peningkatan AUC bila diberikan secara bersamaan dengan inhibitor CYP3A4
  • Peningkatan klirens bila diberikan secara bersamaan dengan fenitoin, karbamazepin, dan tioridazin
  • Obat-obatan yang membuat elektrolit tidak seimbang atau menaikkan interval QT
  • Jus anggur

Artikel Lainnya: 5 Tanda Tak Terlihat dari Penderita Bipolar

Kategori Kehamilan

Kategori C: Studi pada hewan percobaan menunjukkan adanya efek samping pada janin. Akan tetapi, belum ada studi kontrol pada  wanita hamil.

Peringatan Menyusui

Quetiapine dapat terserap ke dalam ASI. Konsultasikan kepada dokter sebelum penggunaan obat.

Artikel
    Penyakit Terkait