Sukses

Pengertian Semizolone

Semizolone adalah obat yang mengandung methylprednisolone. Methylprednisolone merupakan obat golongan hormon kortikosteroid yang dapat digunakan untuk mengatasi peradangan dan alergi. Methylprednisolone bekerja dengan cara menekan sistem imun, sehingga tubuh tidak melepaskan senyawa kimia yang dapat memicu peradangan.

Keterangan Semizolone

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Hormon Kortikosteroid
  • Kandungan: Methylprednisolone 4 mg; Methylprednisolone 8 mg; Methylprednisolone 16 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @10 Tablet
  • Farmasi: Immortal Pharmaceutical Lab
  • Harga: -

Kegunaan Semizolone

Methylon di gunakan untuk mengatasi alergi, anti peradangan atau imunosupresif (menekan kerja sistem imun).

Dosis & Cara Penggunaan Semizolone

Semizolone merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan semizolone juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Kondisi alergi

  • Dewasa:
    • Dosis 24 mg pada hari 1 (2 tablet sebelum sarapan, 1 tablet setelah makan siang, 1 tablet setelah makan malam, dan 2 tablet pada waktu sebelum tidur) atau 24 mg sebagai dosis tunggal atau dalam 2-3 dosis terbagi pada saat inisiasi (terlepas dari waktu hari) ).
    • Dosis 20 mg pada hari 2 (1 tablet sebelum sarapan, 1 tablet setelah makan siang, 1 tablet setelah makan malam, dan 2 tablet pada waktu tidur).
    • Dosis 16 mg pada hari 3 (1 tablet sebelum sarapan, 1 tablet setelah makan siang, 1 tablet setelah makan malam, dan 1 tablet sebelum tidur).
    • Dosis 12 mg pada hari 4 (1 tablet sebelum sarapan, 1 tablet setelah makan siang, dan 1 tablet sebelum tidur);
    • Dosis 8 mg pada hari ke 5 (1 tablet sebelum sarapan dan 1 tablet sebelum tidur);
    • 1 tablet pada hari ke 6, diberikan sebelum sarapan.
  • Antiinflamasi atau Imunosupresif
    • Dewasa: Awalnya, 2-60 mg setiap hari dalam 1-4 dosis terbagi, tergantung pada penyakit yang sedang dirawat.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius.

Efek Samping Semizolone

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Semizolone, antara lain:

  • Penekanan adrenal
  • Reaksi alergi berat
  • Imunosupresi
  • Hipertensi
  • Retensi Na dan cairan
  • Kolaps kardiovaskular
  • Tukak lambung
  • Katarak
  • Atrofi kulit
  • Jerawat
  • Kelemahan otot
  • Retardasi pertumbuhan
  • Penurunan Kalium darah
  • Peningkatan kerentanan dan keparahan infeksi
  • Gangguan kejiwaan (misalnya depresi, gemberi yang berlebihan, insomnia, perubahan suasana hati, perubahan kepribadian)

Kontraindikasi
Tidak boleh diberikan pada penderita infeksi jamur sistemik kecuali terapi anti infeksi khusus digunakan.

Interaksi Obat

  • Risiko hipokalaemia (kadar kalium kurang dari normal) jika diberikan bersamaan dengan agen penipisan K (misalnya: Amfoterisin B, diuretik)
  • Penurunan clearance jika diberikan bersamaan dengan antibiotik makrolid.
  • Dapat menurunkan kadar isoniazid dalam serum.
  • Meningkatkan clearance jika diberikan bersamaan dengan kolestyramine. Risiko kejang jika diberikan bersamaan dengan siklosporin.
  • Meningkatkan risiko aritmia jika diberikan bersamaan dengan digitalis glikosida.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Methylprednisolone ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Perhatian Menyusui
Methylprednisolone terserap kedalam ASI. Konsultasikan pada dokter dan gunakan dengan hati-hati.

Artikel
    Penyakit Terkait