Sukses

Pengertian Sefanem

Sefanem adalah obat yang mengandung meropenem dan dikemas dalam bentuk sediaan injeksi. Sefanem digunakan untuk mengobati pneumonia dan pneumonia nosokomial, infeksi saluran kemih, infeksi intra-abdominal (infeksi pada peritoneum atau retroperitoneal), infeksi ginekologis (sistem reproduksi wanita) misalnya, infeksi endometritis (radang selaput lendir rahim), infeksi struktur kulit dan kulit, meningitis, septikemia.

Mekanisme kerja Sefanem adalah menghambat sintesis dinding sel bakteri melalui pengikatan dengan beberapa protein pengikat penisilin (PBP).

Keterangan Sefanem

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik Beta Laktam
  • Kandungan: Meropenem 1 gram
  • Bentuk: Serbuk Injeksi
  • Satuan Penjualan: Vial
  • Kemasan: Box, 1 Vial @ 1 gram + 1 Ampul Pelarut  @ 10 mL
  • Farmasi: Meprofarm
  • Harga: -

Kegunaan Sefanem

Sefanem digunakan untuk mengobati beberapa infeksi yang disebabkan oleh bakteri.

Dosis & Cara Penggunaan Sefanem

Sefanem merupakan golongan obat keras. Obat ini memerlukan resep dokter untuk pembelian serta penggunaannya.

  1. Infeksi saluran pernapasan bawah
    • Dewasa: dosis 2 g diberikan setiap 8 jam melalui infus selama kira-kira 15-30 menit.
    • Anak usia 3 bulan dengan berat badan 50 kg: dosis 40 mg/kg berat badan setiap 8 jam melalui infus selama kira-kira 15-30 menit.
    • Anak usia 3 bulan dengan berat badan >50 kg: Sama seperti dosis dewasa.
  2. Infeksi bakteri Gram-negatif dan Gram-positif
    • Dewasa: Pada kasus pneumonia berat, ISK dengan komplikasi, infeksi intra-abdomen yang rumit, infeksi kulit dan struktur kulit yang rumit, infeksi ginekologi: dosis 0,5-1 g diberikan tiap 8 jam melalui infus selama kira-kira 15-30 menit atau melalui injeksi bolus selama kira-kira 3-5 menit.
    • Anak usia 3 bulan dengan berat badan 50 kg: dosis 10-20 mg/kg berat badan setiap 8 jam melalui infus selama kira-kira 15-30 menit atau melalui injeksi bolus selama kira-kira 3-5 menit.
    • Anak usia 3 bulan dengan berat badan >50 kg: Sama seperti dosis dewasa.
  3. Bakteri meningitis
    • Dewasa: dosis 2 g diberikan setiap 8 jam melalui infus selama kira-kira 15-30 menit.
    • Anak usia 3 bulan dengan berat badan 50 kg: dosis 40 mg/kg berat badan setiap 8 jam melalui infus selama kira-kira 15-30 menit.
    • Anak usia 3 bulan dengan berat badan >50 kg: Sama seperti dosis dewasa.

Cara Penyimpanan

  • Sefanem Serbuk Injeksi: Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius.
  • Serbuk yang dilarutkan: stabil hingga 3 jam pada suhu 25 derajat Celcius atau stabil selama 12 jam pada suhu antara 2-8 derajat Celcius. Jangan dibekukan.

Efek Samping Sefanem

Efek samping yang mungkin terjadi apabila mengkonsumsi Sefanem adalah:

  • Iritasi dan bengkak di tempat yang diinjeksi
  • Sakit perut, diare
  • Muncul ruam pada kulit dan gatal
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Mual, muntah
  • Superinfeksi jamur atau bakteri

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Pasien yang memiliki hipersensitif (reaksi berlebih atau sangat sensitif) terhadap obat meropenem
  • Memiliki riwayat reaksi alergi berat terhadap antibiotik golongan beta-laktam (misalnya penisilin, sefalosporin)

Interaksi Obat 
Berikut adalah beberapa obat yang dapat berinteraksi dengan Sefanem:

  • Probenesid
  • Asam valproat
  • Antikoagulan warfarin

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Sefanem ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Perhatian Menyusui
Obat telah dilaporkan diekskresikan dalam ASI. Tetap konsultasikan pada dokter sebelum menggunakan obat ini.

Artikel
    Penyakit Terkait