Sukses

Pengertian Scobutrin

Scobutrin merupakan salah satu Sediaan Tablet Salut yang mengandung Hiosin Butilbrominda, obat ini diproduksi oleh Pertiwi Agung. Scobutrin diindikasikan untuk terapi tambahan gangguan saluran cerna dan saluran kemih (ginjal, empedu) yang ditandai dengan spasmus (keram atau kaku) otot polos, dismenore (nyeri haid).

Keterangan Scobutrin

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antipasmodik.
  • Kandungan: Hiosin Butilbrominda.
  • Bentuk: Tablet Salut Selaput.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @10 Tablet Salut Selaput.
  • Farmasi: Pertiwi Agung.

Kegunaan Scobutrin

Scobutrin diindikasikan untuk terapi tambahan gangguan saluran cerna dan saluran kemih (ginjal, empedu) yang ditandai dengan spasmus (keram atau kaku) otot polos, dismenore (nyeri haid).

Dosis & Cara Penggunaan Scobutrin

Dosis dan Cara Penggunaan Scobutrin Tablet, harus dengan Anjuran Dokter:

  • Dosis: 2 Tablet 4 kali sehari. Dapat dikonsumsi bersamaan dengan makanan atau tanpa makanan.

Efek Samping Scobutrin

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Scobutrin, yaitu:
1. Mulut kering.
2. Pandangan kabur.
3. Kemerahan.
4. Sembelit.
5. Retensi urin.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Scobutrin Tablet pada pasien yang memiliki indikasi:
1. Glaukoma ( kerusakan saraf mata yang menyebabkan gangguan penglihatan dan kebutaan)
2. Obstruksi (penyumbatan) saluran kemih atau gastrointenstinal.
3. Asma
4. Penyakit hati atau ginjal.

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Scobutrin Tablet:
1. Antihistamin, butyrophenones, phenothiazines, amantadine dan TCAs (peningkatan efek antikolinergik).
2. Guanethidine dan reserpin (antagonisme).
3. Antasida dapat mengganggu penyerapan.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Scobutrin ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait