Sukses

Pengertian Scabimite

Scabimite adalah obat topikal yang digunakan untuk mengatasi scabies atau kudis. Scabimite mengandung zat permethrin yang bekerja dengan cara membunuh parasit yang hidup dalam tubuh manusia.

Dalam penggunaannya, Scabimite harus dioleskan secara merata pada seluruh permukaan kulit. Jangan sampai terkena mata. 

Di samping mengobati scabies, permethrin juga dapat membantu menangani kutu kelamin

Artikel Lainnya: Mitos-Mitos soal Kudis yang Tak Perlu Anda Percayai

Keterangan Scabimite

Sebelum penggunaan, perhatikan keterangan Scabimite berikut ini:

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Topikal Antijamur dan Antiparasit.
  • Kandungan: Permethrin 5%.
  • Bentuk: Krim.
  • Satuan Penjualan: Tube.
  • Kemasan: Tube @ 10 Gram dan @ 30 Gram.
  • Farmasi: Galenium Pharmasia.
  • Harga Scabimite 10 g: Rp. 40.000 - Rp. 93.000/ Tube.
  • Harga Scabimite 30 g: Rp. 70.000 - Rp. 150.000/ Tube.

Kegunaan Scabimite

Scabimite digunakan untuk membantu menangani scabies. 

Artikel Lainnya: Kudis Bisa Diobati dengan Air Garam, Mitos atau Fakta?

Dosis & Cara Penggunaan Scabimite

Scabimite merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter.

Untuk cara pakainya, oleskan Scabimite sekali sehari pada malam hari.

Cara Penyimpanan Scabimite

Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celsius.

Efek Samping Scabimite

Efek samping yang dapat muncul selama penggunaan Scabimite, yaitu: 

  • Terasa terbakar ringan dan sementara.
  • Perih.
  • Gatal.
  • Ruam kulit. 
  • Bengkak.
  • Kesemutan.

Artikel Lainnya: Berbagai Cara Menghilangkan Bekas Kudis

Overdosis

Belum ditemukan tanda-tanda overdosis dan cara penanganan dari penggunaan Scabimite.

Kontraindikasi

Hindari penggunaan Scabimite pada pasien yang hipersensitif terhadap permethrin, pyrethroid, atau pyrethrin sintetik.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan adanya risiko pada janin. Meski demikian, studi pada wanita hamil tidak ada yang memadai. 

Peringatan Menyusui

Tidak diketahui apakah obat didistribusikan dalam ASI. Konsultasikan dulu dengan dokter sebelum penggunaan obat. 

Artikel
    Penyakit Terkait