Sukses

Pengertian Santesar

Santesar adalah salah satu sediaan tablet yang mengandung Losartan K. Obat Santesar termasuk dalam golongan reseptor antagonis II angiotensin yang kompetitif. Santesar bekerja dengan cara Selektif memblokir reseptor AT1 yang ditemukan di banyak jaringan (misal. Otot polos pembuluh darah, kelenjar adrenal), sehingga mengurangi efek vasokonstrikting dan aldosteron yang mensekresi aliosteron dari angiotensin II.

Keterangan Santesar

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: antagonis II angiotensin
  • Kandungan: Losartan 50 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @10 Tablet.
  • Farmasi: Sanbe Farma PT
  • Harga: Rp95.000 - Rp140.000/ Strip

Kegunaan Santesar

Santesar digunakan untuk membantu mengobati penyakit hipertensi.

Dosis & Cara Penggunaan Santesar

Santesar termasuk dalam Golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

  • Dosis: 1 tablet diminum 1 kali sehari selama 3-6 minggu, dosis dapat ditingkatkan menjadi 2 tablet diminum 1 kali sehari.
  • Pasien dengan penurunan volume intravaskular dan gangguan ginjal sedang hingga berat: dosis awal: ½ tablet diminum 1 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 25 derajat Celcius.

Efek Samping Santesar

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Santesar, antara lain :

  • Pusing
  • Efek ortostatik (berkaitan dengan dosis).

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Santesar pada pasien yang memiliki indikasi hipersensitif atau alergi.

Interaksi Obat
Hindari penggunaan Losartan dengan obat-obat berikut:

  • Agen antihipertensi lainnya
  • Antipsikotik dan amifostine
  • Rifampisin
  • Flukonazol
  • Diuretik hemat K (misalnya amilorida, spironolakton), suplemen K atau pengganti garam yang mengandung K (misalnya heparin)
  • Litium 
  • Obat anti inflamasi non steroid
  • Berpotensi Fatal: Peningkatan risiko hipotensi, hiperkalemia, dan nefrotoksisitas bila diberikan secara bersamaan dengan ACE-inhibitor atau aliskiren.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Santesar ke dalam Kategori D:
Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Perhatian Menyusui
Tidak diketahui apakah obat diekskresikan dalam ASI.

Artikel
    Penyakit Terkait