Sukses

Pengertian Sanotrexat

Sanotrexat merupakan sediaan obat dalam bentuk cairan injeksi diproduksi oleh Sanbe Farma. Sanotrexat mengandung Methotrexate yang digunakan sebagai pengobatan penyakit kanker seperti koriokarsinoma, korioadenoma, mola hidatiform, rofilaksis leukemia meningeal dan sebagai terapi pemeliharaan dalam kombinasi dengan obat antikanker lain, kanker payudara, kanker epidermoid pada kepala dan leher, kanker paru stadium lanjut (terutama jenis sel kecil dan sel skuamosa), dan sebagai terapi kombinasi untuk limfoma non Hodgkin stadium lanjut.

Keterangan Sanotrexat

  • Golongan : Obat Keras
  • Kelas Terapi : Kemoterapi Sitotoksik
  • Kandungan : Methotrexate 25 mg/ml
  • Bentuk : Cairan Injeksi
  • Satuan Penjualan : Vial
  • Kemasan : Dus, 1 Vial @ 2 ml
  • Farmasi : Sanbe Farma

Kegunaan Sanotrexat

Sanotrexat adalah obat yang digunakan sebagai pengobatan beberapa jenis penyakit kanker.

Dosis & Cara Penggunaan Sanotrexat

Sanotrexat merupakan Golongan Obat Keras, sehingga penggunaanya harus sesuai dengan Resep Dokter. Pengunaan Obat ini harus diberikan dengan Tenaga Medis Profesional.

Koriokarsinoma dan penyakit trofoblastik sejenis :
15-30 mg/hari secara intramuscular selama 5 hari. Ulangi 3-5 kali dengan periode istirahat selama lebih dari 1 minggu.

Karsinoma payudara :
40 mg/m2 secara intravena pada hari ke-1 dan ke-8.
Leukemia :
3 mg/m2 dalam kombinasi dengan prednison 60 mg/m2, berikan tiap hari, biasanya dalam waktu 4-6 minggu.

Leukemia meningeal :
8-12 mg/m2 atau 200-500 mcg/kgBB secara injeksi intrakutan dengan interval 2-3 hari dan biasanya diulangi hingga sel-sel dalam cairan serebrospinal kembali normal.

Psoriasis :
7.5-25 mg/minggu secara intramusculat atau intravena dosis tunggal.

Efek Samping Sanotrexat

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Sanotrexat , antara lain leukopenia, mual, rasa tertekan pada abdomen, tidak enak badan, lelah, demam, pusing, penurunan resistensi terhadap infeksi.

Kontraindikasi :
Reaksi berlebih atau Hipersensitivitas pada pasien dengan psoriasis atau AR, alkoholisme, ganngguan hati, alkoholik, diskrasia darah yang sudah ada, kehamilan dan laktasi.

Interaksi Obat :
Dengan preparat vitamin yang mengandung asam folat atau derivatnya akan menurunkan respon.
Defisiensi asam folat dapat meningkatkan toksisitas metotreksat.
Dengan trimetoprim atau sulfametoksasol meningkatkan supresi sumsum tulang.

Kategori Kehamilan :
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Sanotrexat ke dalam Kategori X:
Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.

Artikel
    Penyakit Terkait