Sukses

Pengertian Sandimmun Neoral

Sandimmun Neoral adalah obat berbentuk kapsul lunak dengan dosis 25 mg, 50 mg, dan 100 mg yang di produksi oleh Novartis Pharma AG. Sandimmun Neoral mengandung Ciclosporin yang diindikasikan untuk transplantasi organ, transplantasi sumsum tulang, uveitis endogen (peradangan yang terjadi pada lapisan tengah mata), psoriasis (peradangan pada kulit), sindrom nefrotik (kelainan yang terjadi ketika ginjal mengeluarkan terlalu banyak protein dalam urin), gangguan ginjal

Keterangan Sandimmun Neoral

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Immunosupresan
  • Kandungan: Ciclosporin 25 mg; Ciclosporin 50 mg; Ciclosporin 100 mg
  • Bentuk: Kapsul Lunak
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Dus, 10 Strip @ 5 Kapsul Lunak
  • Farmasi: Novartis Pharma AG
  • Harga Sandimmun Neoral 25 mg: Rp20.000 - Rp26.000/ Strip
  • Harga Sandimmun Neoral 50 mg: Rp44.000 - Rp50.000/ Strip
  • Harga Sandimmun Neoral 100 mg: Rp85.000 - Rp90.000/ Strip

Kegunaan Sandimmun Neoral

Sandimmun Neoral diindikasikan untuk transplantasi organ dan sumsum tulang.

Dosis & Cara Penggunaan Sandimmun Neoral

Sandimmun Neoral merupakan golongan obat keras. Obat ini memerlukan resep dokter untuk pembelian serta penggunaannya.

  1. Transplantasi Organ
    • Dosis: 10-15 mg / kg berat badan / hari dalam 2 dosis terbagi, dimulai 12 jam sebelum operasi, dan dilanjutkan 1-2 minggu setelah operasi. Secara bertahap kurangi dosis menjadi 2-6 mg / kg berat badan dalam 2 dosis terbagi.
  2. Transplantasi Sumsum Tulang
    • Dosia awal: infus intravena 3-5 mg / kg berat badan / hari sampai 2 minggu, kemudian beralih ke terapi oral dengan Sandimmun Neoral 12.5 mg / kg berat badan/ hari dalam 2 dosis terbagi selama 3-6 bulan.
  3. Uveitis Endogen
    • Dosis awal: 5 mg / kg berat badan/ hari secara oral dalam 2 dosis terbagi; dosis dapat ditingkatkan menjadi 7 mg / kg berat badan / hari untuk jangka waktu terbatas. Untuk mencapai remisi awal atau untuk melawan serangan okular inflamasi, terapi kortikosteroid sistemik dengan prednisolon 0.5-0.6 mg / kg / hari atau dapat ditambahkan jika Sandimmun Neoral saja tidak cukup untuk mengendalikan situasi.
    • Dosis pemeliharaan: Perlahan-lahan kurangi dosis ke tingkat efektif terendah, tidak boleh melebihi 5 mg / kg berat badan / hari.
  4. Psoriasis
    • Dosis awal: 2.5 mg / kg berat badan / hari diberikan secara oral dalam 2 dosis terbagi. Jika tidak ada perbaikan setelah 1 bulan, dosis dapat ditingkatkan tetapi tidak boleh melebihi 5 mg / kg / hari.
  5. Rheumatoid Arthritis
    • Dosis: 2.5 mg / kg berat badan/ hari dalam 2 dosis terbagi untuk 6 minggu pertama pengobatan. Maksimal: 4 mg / kg berat badan.
  6. Sindrom Nefrotik
    • Dewasa: 5 mg / kg berat badan / hari dalam 2 dosis terbagi.
    • Anak: 6 mg / kg berat badan / hari dalam 2 dosis terbagi.
  7. Gangguan Ginjal
    • Dosis awal tidak boleh melebihi 2.5 mg / kg berat badan.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu kamar tidak melebihi 25 derajat Celcius.

Efek Samping Sandimmun Neoral

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Sandimmun Neoral, antara lain:

  • Disfungsi ginjal
  • Hipertensi
  • Gemetar
  • Sakit kepala
  • Kelainan hati
  • Kram otot
  • Nyeri otot
  • Hipertrikosis (pertumbuhan rambut secara berlebihan)
  • Kelelahan

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Hipersensitif terhadap minyak jarak polyoxyethylated (untuk infus intravena).
  • Hipertensi abnormal, infeksi atau keganasan yang tidak terkontrol.
  • Gangguan ginjal (kecuali pasien sindrom nefrotik dengan derajat gangguan ginjal yang diizinkan).
  • Terapi PUVA atau UVB bersamaan, metotreksat atau imunosupresan lainnya, terapi radiasi.

Interaksi Obat
Sandimmun dapat berinteraksi jika diberikan bersamaan dengan obat-obat berikut:

  • Aminoglikosida
  • Amfoterisin B
  • Siprofloksasin
  • Kotrimoksazol
  • Melphalan
  • Obat anti inflamasi non steroid (NSAID)
  • Golongan antagonis reseptor-H2
  • Metotreksat
  • Takrolimus
  • Nifedipin
  • Lercanidipin
  • Digoksin
  • Kolkisin
  • Prednisolon
  • Golongan inhibitor reduktase HMG-CoA (statin)
  • Diberikan secara bersamaan dengan vaksin hidup yang dilemahkan
  • Obat hemat K atau mengandung K.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Sandimmun Neoral ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Perhatian Menyusui
Siklosporin masuk ke dalam ASI. Ibu yang menerima pengobatan dengan Sandimmun Neoral tidak boleh menyusui bayinya.

Artikel
    Penyakit Terkait