Sukses

Pengertian Sandepril

Sandepril adalah obat yang mengandung Maprotilin hidroklorida yang digunakan untuk pasien yang terindikasi depresi endogen (perubahan sistem neurokimia otak sehingga terjadi depresi), seperti trauma fisik dan psikis. Saneoril merupakan obat golongan antidepresan trisiklik yang cara kerjanya mempengaruhi keseimbangan syaraf neurotransmitter di otak, sehingga membantu meningkatkan mood.

Keterangan Sandepril

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antidepresan
  • Kandungan: Maprotilin hidroklorida 50 mg
  • Bentuk: Tablet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 5 Strip @ 10 Kaplet.
  • Farmasi: Mersifarma Trimaku Mercusana
  • Harga: Rp150.000 - Rp260.000/ Strip

Kegunaan Sandepril

Sandepril digunakan untuk pasien yang terindikasi depresi endogen (gangguan mood).

Dosis & Cara Penggunaan Sandepril

Sandepril merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan sandepril juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  • Dosis lazim: dosis 25-75 mg diberikan dalam satu kali minum atau dalam 3 dosis terbagi.
  • Depresi sedang atau berat: dosis 75 mg perhari, jika perlu tingkakan dosis sampai 150 mg perhari.
  • Dosis maksimal: dosis 150 mg per hari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius, terhindar dari cahaya.

Efek Samping Sandepril

Efek samping yang mungkin terjadi apabila mengkonsumsi Sandepril adalah:

  • Sinus takikardia
  • Hipotensi postural
  • Mual
  • Peningkatan berat badan
  • Reaksi alergi pada kulit
  • Jarang: Kebingungan, halusinasi, kejang, gangguan irama jantung

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Epilepsi atau penurunan ambang kejang
  • Infark miokard akut
  • Defek konduksi jantung
  • Glaukoma sudut sempit
  • Retensi urin
  • Gangguan hati atau ginjal berat
  • Keracunan akut dengan alkohol
  • Hindari pemberian secara bersamaan dengan obat hipnotik atau psikotropika
  • Hindari pemberian secara bersamaan dengan MAOI

Interaksi Obat
Sandepril dapat berinteraksi dengan obat-obat dibawah ini:

  • Obat MAOI (Monoamin Oksidase Inhbitor).
  • Antihipertensi
  • Simpatomimetik
  • Agen antikolinergik
  • Obat sistem saraf pusat
  • Antikonvulsan
  • Antikoagulan
  • Antidiabetik
  • Alkohol

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Sandepril  ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Perhatian Menyusui
Hindari pemberian pada ibu menyusui.

Artikel
    Penyakit Terkait