Sukses

Pengertian Salgen

Salgen adalah obat yang dalam bentuk sediaan salep mengandung zat aktif gentamicin sulfat. Gentamicin sulfate adalah obat golongan antibiotik yang dapat digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Gentamicin bekerja dengan merusak dinding sel bakteri sehingga dapat menghambat perkembangan dan membunuh bakteri penyebab infeksi.

Keterangan Salgen

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Topikal Antibiotik.
  • Kandungan: Gentamicine 0.1%
  • Bentuk: Salep.
  • Satuan Penjualan: Tube.
  • Kemasan: Tube @ 10 Gram.
  • Farmasi: Erlimpex

Kegunaan Salgen

Salgen merupakan antibiotik topikal yang digunakan untuk menghambat dan membunuh bakteri penyebab infeksi bakteri.

Dosis & Cara Penggunaan Salgen

Golongan Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

  • Dioleskan pada bagian kulit yang terinfeksi 3-4 kali sehari.

Efek Samping Salgen

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Salgen, antara lain iritasi ringan pada kulit seperti peradangan kulit dan gatal-gatal.

Kontraindikasi:
- Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap gentamicin sulfat atau antibiotik golongan aminoglikosida lainnya

Interaksi Obat:
1. Efek aditif jika di berikan bersamaan dengan obat neurotoksik dan nefrotoksik lainnya termasuk sefalosporin, metisilin, amfoterisin B, siklosporin, cisplatin, diuretik poten (Asam etakrilat, furosemid)
2. Dapat melawan efek neostigmin dan piridostigmin.
3. Indometasin dapat meningkatkan konsentrasi plasma gentamisin pada neonatus.
4. Dapat mempotensiasi efek antikoagulan (Warfarin, fenindione)
5. Peningkatan risiko hipokalsemia jika di berikan bersamaan dengan bisfosfonat.
6. Agen penghambat neuromuskuler (Suksinilkolin, tubokur).
7.Peningkatan risiko blokade neuromuskuler jika di berikan bersamaan dengan toksin botulinum.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Salgen ke dalam Kategori D:
Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Artikel
    Penyakit Terkait