Sukses

Pengertian Rybest

Rybest merupakan salah satu Sediaan Tablet yang mengandung Cetirizine, obat ini diproduksi oleh Futamed Pharmaceuticals. Rybest digunakan untuk membantu mengobati gejala alergi seperi gatal-gatal, ruam kemerahan pada kulit, mata kemerahan, dan bersin-bersin.
Rybest bekerja dengan menghalangi zat kimia tertentu didalam tubuh (histamin) yang menjadi penyebab gejala alergi. Cetirizine dapat menyebabkan kantuk, oleh sebab itu hati-hati bila mengendarai kendaraan atau mengoperasikan mesin.

Keterangan Rybest

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antihistamin dan Antialergi
  • Kandungan: Cetirizine HCl
  • Bentuk: Tablet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 3 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput
  • Farmasi: Futamed Pharmaceuticals.

Kegunaan Rybest

Rybest digunakan untuk membantu mengobati gejala alergi seperi gatal-gatal, ruam kemerahan pada kulit, mata kemerahan, dan bersin-bersin.

Dosis & Cara Penggunaan Rybest

Dosis dan Cara Penggunaan Rybest Tablet, harus dengan Resep Dokter:

  • Manula : 1 kali sehari 5 mg.
  • Dewasa :1 kali sehari 10 mg (1 tablet) atau 2 kali sehari 5 mg (1/2 tablet).
  • Anak-anak 6 bulan-23 bulan : 1 kali sehari 2.5 mg (1/4 tablet) dan dapat ditingkatkan maksimal 2 kali sehari 2.5 mg.
  • Anak-anak 2-5 tahun :1 kali sehari 5 mg atau terbagi dalam 2 dosis terbagi (2 kali sehari 2.5 mg).
  • Anak-anak diatas 6 tahun : 1 kali sehari 10 mg atau dibagi dalam 2 dosis terbagi (2 kali sehari 5 mg).

Efek Samping Rybest

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Rybest Tablet, yaitu:

  • Mual, muntah dan mulut kering
  • Faringitis (sakit tenggorokan)
  • Mengantuk
  • Insomnia/kesulitan tidur
  • Epistaksis atau mimisan
  • Bronkospasme (penyempitan saluran pernafasan)
  • Kelelahan, pusing, sakit kepala.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Rybest pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Hipersensitif atau reaksi alergi terhadap cetirizine HCl.
  • Wanita menyusui.
Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Rybest ke dalam Kategori B: Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).
Artikel
    Penyakit Terkait