Sukses

Pengertian Rifastar

Rifastar merupakan obat yang diproduksi oleh Indofarma. Rifastar digunakan untuk mengobati tuberculosis (TBC) yang di sebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium. Rifastar mengandung kombinasi Rifampicin, Isoniazid, Pyrazinamide, dan Ethambutol. Rifastar hanya untuk membantu mengobati infeksi bakteri.

Keterangan Rifastar

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Anti Tuberkulosis
  • Kandungan: Rifampicin 150 mg, Isoniazid 75 mg, Pyrazinamide 400 mg, Ethambutol 275 mg
  • Bentuk: Kaplet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Kaplet Salut Selaput
  • Farmasi: Indofarma

Kegunaan Rifastar

Rifastar digunakan untuk mengobati tuberculosis (TBC).

Dosis & Cara Penggunaan Rifastar

Rifastar merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan rifastar juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  • Pasien dengan berat badan > 71 kg: 5 tablet, diminum 1 kali sehari.
  • Berat badan 55-70 kg: 4 tablet, diminum 1 kali sehari.
  • Berat badan 38-54 kg: 3 tablet, diminum 1 kali sehari.
  • Berat badan 30-37 kg: 2 tablet, diminum 1 kali.

Diminum 1/2 jam sebelum makan.

Efek Samping Rifastar

  • Mual, muntah
  • Cairan tubuh menjadi merah
  • Peningkatan enzim hati
  • Rasa tidak nyaman pada lambung dan usus
  • Ruam kulit

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Rifastar pada pasien:

  • Pasien yang hipersensitif
  • Penderita penyakit hati
  • Gangguan fungsi ginjal

Interaksi Obat:
Tidak boleh diberikan bersamaan dengan kontrasepsi oral atau terapi pengganti hormon, antikoagulan, antasid dan simetidine, analgetik opioid, Morphin, Kodein, Disulfiram, antidepresan, obat gout, kortikosteroid, obat yang mengandung sulfinpyrazone, alopurinol, colchicine dan probenecid, Kloramfenikol, Ketokonazol, Dapsone, Methadone, Teofilin, siklosporin A , Azatioprin, Diuretika dan obat neurotoksis.

Artikel
    Penyakit Terkait