Sukses

Pengertian Retrogest

Retrogest adalah obat yang mengandung zat aktif Norethisterone. Norethisterone digunakan untuk mengatasi endometriosis (pertumbuhan jaringan endometrium yang disertai perambatan pembuluh darah), nyeri perut saat haid, perdarahan rahim yang abnormal, dan meringankan gejala pre menstruasi syndrome, seperti perubahan perilaku dan emosi saat menstruasi, migrain, ketidaknyamanan payudara. Norethisterone diproduksi oleh Pharos Indonesia dalam bentuk sediaan tablet.

Keterangan Retrogest

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Estrogen, Progesteron dan Obat Sintetis Terkait
  • Kandungan: Norethisterone 5 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 1 Strip @ 28 Tablet
  • Farmasi: Promedrahardjo Farmasi Industri.

Kegunaan Retrogest

Retrogest digunakan untuk mengatasi endometriosis, nyeri perut saat haid, perdarahan rahim yang abnormal, dan meringankan gejala pre menstruasi syndrome.

Dosis & Cara Penggunaan Retrogest

Retrogest merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras, sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Retrogest juga harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu.

  • Endometriosis
    Dosis: 2 tablet sehari dimulai dari hari ke-5 dari siklus haid. Jika tetap mengalami pendarahan ringan (“bercak” atau “flek”), dosis dapat ditingkatkan 4-5 tablet sehari. Setelah pendarahan berhenti dosis dapat dikurangi. Penggunaan obat ini secara terus menerus selama 4-6 bulan atau lebih
  • Menghentikan menstruasi
    Dosis: 1 tablet diminum 3 kali sehari diminum sejak tiga hari sebelum awal menstruasi yang diharapkan. Menstruasi akan terjadi 2 – 3 hari setelah anda berhenti minum obat.
  • Pendarahan Abnormal
    Dosis 1 tablet diminum 3 kali sehari selama 10 hari, pendarahan biasanya berhenti dalam waktu 1 – 3 hari
  • Pencegahan pendarahan abnormal
    Dosis 1 tablet diminum 2 kali sehari diminum sejak hari ke 19 menstruasi sampai hari ke 26.
  • Menstruasi dengan pendarahan berat
    Dosis 1 tablet diminum 2-3 kali sehari diminum sejak hari ke 19 menstruasi sampai hari ke 26.
  • Sindrom pramenstruasi
    Dosis 2-3 tablet sehari diminum sejak hari ke 19 menstruasi sampai hari ke 26. Biasanya diperlukan perawatan selama beberapa bulan
  • Nyeri haid
    Dosis 1 tablet diminum 3 kali sehari selama 20 hari dimulai pada hari ke-5 siklus. Biasanya diperlukan pengobatan selama 3-4 siklus.

Cara Penyimpanan:
Simpan pada suhu antara 20-25°C. Lindungi dari cahaya.

Efek Samping Retrogest

Efek samping yang mungkin terjadi adalah:

  • Depresi mental
  • Epilepsi
  • Migrain, sakit kepala, pusing
  • Nafsu makan dan berat badan
  • Perubahan aliran menstruasi
  • Mual dan muntah
  • Perubahan libido
  • Perubahan suasana hati
  • Insomnia (sulit tidur)
  • Nyeri payudara.

Kontraindikasi:
Tidak boleh diberikan pada pasien dengan kondisi:

  • Kehamilan
  • Tromboemboli idiopatik
  • Perdarahan vagina yang tidak terdiagnosis
  • Porfiria
  • Penyakit tromboemboli
  • Trombosis vena dalam
  • Disfungsi hati yang parah.

Interaksi obat:

  • Konsentrasi dapat berkurang jika diberikan bersamaan dengan penginduksi CYP450 (misalnya fenobarbital, fenitoin, karbamazepin, rifampisin, rifabutin, nevirapine, efavirenz, tetrasiklin, ampisilin, oksasilin, kotrimoksazol) dan ritonavir, nelfinavir (biasanya digunakan sebagai penghambat CYP jika dipakai dengan steroid). hormon).
  • Dapat menyebabkan retensi cairan tambahan jika diberikan bersamaan dengan NSAID, vasodilator.
  • Penyesuaian dalam antidiabetik, hormon tiroid dan terapi antikoagulan mungkin diperlukan.
  • Berpotensi Fatal: Dapat meningkatkan konsentrasi siklosporin.

Kategori kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Retrogest ke dalam Kategori X:
Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.

Overdosis:

  • Pemberian Retrogest yang melebihi dosis yang dianjurkan akan menimbulkan gejala, seperti mual, muntah, pembesaran payudara, pendarahan vagina.
  • Jika terjadi overdosis, segera lakukan pengobatan simtomatik. Dapat dilakukan bilas lambung dalam 4 jam setelah terjadinya overdosis. Penanganan pasien overdosis harus dibantu oleh tenaga medis profesional.
Artikel
    Penyakit Terkait