Sukses

Pengertian Resochin

Resochin merupakan produk obat dengan Sediaan Tablet yang diproduksi oleh Bayer Indonesia. Resochin Tablet mengandung zat aktif Chloroquine phosphate yang diindikasikan sebaai pengobatan dan pencegahan malaria, dan dapat digunakan untuk amoebiasis hati. Amoebiasis adalah infeksi parasit pada usus yang disebabkan oleh parasit Entamoebae histolytica atau E. histolytica. Selain itu, obat ini juga dapat digunakan untuk pengobatan rheumatoid arthritis (radang sendi) dan lupus erythematosus (penyakit yang terkait dengan kekebalan tubuh manusia).
Chloroquine digunakan untuk profilaksis malaria (sebagai penekan) dan dalam menangani serangan akut malaria. Obat ini sangat aktif terhadap bentuk eritrositik P. vivax, P. malariae dan P. falciparum. Obat ini mempengaruhi pencernaan Hemoglobin dengan meningkatkan pH intravesikuler dalam sel parasit malaria dan mengganggu sintesis nukleoprotein pasien. Chloroquine juga efektif dalam amoebiasis ekstra usus. Dalam rheumatoid arthritis klorokuin dan lebih efektif hydroxychloroquine memiliki efek modifikasi penyakit. Penggunaan obat ini sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Dokter, karena setiap pasien memiliki indikasi dan faktor biologis yang berbeda-beda.

Keterangan Resochin

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas.
  • Kelas Terapi: Antimalaria.
  • Kandungan: Chloroquine Fospat 150 mg
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: 1 Strip @ 4 Tablet.
  • Farmasi: Bayer Indonesia.

Kegunaan Resochin

Resorchin diguakan untuk pencegahan dan pengobatan antimalaria.

Dosis & Cara Penggunaan Resochin

Dosis dan Cara Penggunaan:
Resorchin Tablet merupakan Obat yang termasuk ke dalam Golongan Obat Bebas Terbatas, sehingga pada setiap pembelian nya tidak harus menggunakan resep Dokter:

  • Malaria akut
    • Dewasa:
      Awalnya, 600 mg diikuti 300 mg 6-8 jam kemudian pada hari pertama. Pada hari 2 dan 3, dosis tunggal 300 mg / hari.
    • Anak: Awalnya, 10 mg basa / kg (maksimal 600 mg basa) diikuti oleh 5 mg basa / kg (maksimal 300 mg basa) setelah 6 jam. Dosis tunggal 5 mg / kg pada hari 2 dan 3.
  • Profilaksis malaria
    • Dewasa: Sebagai basis klorokuin: 300 mg sekali seminggu lebih disukai pada hari yang sama setiap minggu, mulai 1 minggu sebelum pajanan, dilanjutkan hanya secara mingguan dan setidaknya 4 minggu setelah pajanan.
    • Anak-anak: Sebagai basis klorokuin: 5 mg / kg mingguan, dimulai 1 minggu sebelum pajanan, dilanjutkan hanya secara mingguan dan setidaknya 4 minggu setelah pajanan.

Efek Samping Resochin

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Resochin Tablet, yaitu:

  • Gangguan penglihatan
  • Rambut rontok.
  • Gangguan pada kulit: Urtikaria atau biduran, Pruritus.
  • Kejang.
  • Miopati (terapi jangka panjang).
  • Psikosis.
  • Sakit kepala.
  • Leucopenia dan anemia aplastik (jarang).
  • Hepatitis.
  • Gangguan GI.
  • Pusing.
  • Hipokalemia (kekurangan Kalium dalam darah).

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Resochin Tablet pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Hipersensitivitas.
  • Infeksi P. falciparum yang diketahui atau diduga resisten, porfiria, kerusakan retina, obat hepatotoksik bersamaan.

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Resochin Tablet:

  • Terapi bersamaan dengan fenilbutazon merupakan predisposisi dermatitis, efek antagonis neostigmin dan piridostigmin, mengurangi ketersediaan hayati ampisilin.
  • Cimetidine menghambat metabolisme chloroquine yang meningkatkan kadar plasma.

 

Artikel
    Penyakit Terkait