Sukses

Pengertian Resibron

Resibron adalah sediaan obat dalam bentuk injeksi dan kaplet yang diproduksi oleh Ikapharmindo Putramas. Resibron digunakan untuk mengatasi gejala-gejala involusi yang berhubungan dengan usia lanjut, alkoholisme kronik, gangguan fungsi kemunduran intelegensia (kecerdasan) yang diakibatkan oleh alkoholisme kronis, gejala pasca trauma yaitu disfungsi otak yang berhubungan dengan akibat pasca trauma (sakit kepala, vertigo, gangguan ingatan).

Resibron merupakan golongan obat nootropik yang memiliki efek positif pada metabolisme dan sirkulasi darah otak, memiliki efek perlindungan untuk kerusakan otak yang disebabkan oleh hipoksia (kurangnya pasokan oksigen di sel dan jaringan tubuh), keracunan, sengatan listrik.

Keterangan Resibron

  1. Resibron Injeksi
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Nootropics dan Neurotonics / Neurotrophics
    • Kandungan: Piracetam 200mg/mL
    • Bentuk: Cairan Injeksi
    • Satuan Penjualan: Vial
    • Kemasan: Box, 1 Vial @ 60 mL
    • Farmasi: Ikapharmindo Putramas
    • Harga: -
  2. Resibron Kaplet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Nootropics dan Neurotonics / Neurotrophics
    • Kandungan: Piracetam 800 mg, 1200 mg
    • Bentuk: Kaplet Salut Selaput
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Box, 3 Strip @ 10 Kaplet Salut Selaput ; Box, 10 Strip @ 6 Kaplet Salut Selaput ; Box, 5 Strip @ 10 Kaplet Salut Selaput
    • Farmasi: Ikapharmindo Putramas
    • Harga: Rp35.000 - Rp95.000/ Strip

Kegunaan Resibron

Resibron digunakan untuk mengatasi gejala-gejala involusi yang berhubungan dengan usia lanjut, alkoholisme (kecanduan alkohol) kronik, gangguan fungsi kemunduran kecerdasan yang diakibatkan pasca trauma (sakit kepala, vertigo, gangguan ingatan).

Dosis & Cara Penggunaan Resibron

Resibron merupakan Golongan Obat Keras, sehingga penggunaanya harus sesuai dengan Resep Dokter.

  • Resibron Intravena
    • Tambahan dalam mioklonus kortikal :
      • Dewasa: Awalnya, 7,2 g setiap hari dalam 2-3 dosis terbagi; dapat meningkat 4,8 g setiap 3-4 hari. Maksimal: 24 g setiap hari.
    • Penambah kognitif pada insufisiensi serebrokortikal :
      • Dewasa: 2,4 g setiap hari dalam 2-3 dosis terbagi. Untuk kasus yang parah: Hingga 4,8 g setiap hari atau lebih tinggi.
  • Resibron Kaplet :
    • Tambahan dalam mioklonus kortikal
      • Dewasa: Awalnya, 7,2 g setiap hari dalam 2-3 dosis terbagi; dapat meningkat 4,8 g setiap 3-4 hari. Maksimal: 24 g setiap hari dalam 2-3 dosis terbagi.
    • Penambah kognitif pada insufisiensi serebrokortikal :
      • Dewasa: 2,4 g setiap hari dalam 2-3 dosis terbagi. Untuk kasus yang parah: Hingga 4,8 g setiap hari atau lebih tinggi.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu dibawah 25 derajat Celcius.

Efek Samping Resibron

Efek samping yang dapat timbul yaitu: 

  • Gugup
  • Mengantuk
  • Kebingungan
  • Halusinasi
  • Vertigo
  • Sakit kepala
  • Insomnia
  • Epilepsi yang memburuk
  • Gangguan keseimbangan
  • Nyeri perut
  • Diare
  • Mual, muntah
  • Peradangan kulit, gatal, ruam


Kontraindikasi
Tidak dapat digunakan pada pasien dengan riwayat pendarahan otak, kehamilan dan menyusui.

Interaksi Obat

  • Dapat menyebabkan kebingungan, iritabilitas, dan gangguan tidur dengan ekstrak tiroid (T3 dan T4).
  • Meningkatkan efek farmakologis dari antikoagulan, antiplatelet (misal. Asam asetilsalisilat).

Kategori Kehamilan
Piracetam dikontraindikasikan penggunaannya pada ibu hamil dan ibu menyusui.

Perhatian Menyusui
Piracetam dikontraindikasikan penggunaannya pada ibu hamil dan ibu menyusui.

Artikel
    Penyakit Terkait