Sukses

Nama generik: Acetylcysteine

Golongan: Obat keras

Harga Resfar: Rp280.192/vial

Pengertian Resfar

Apakah Anda pernah mendengar tentang keracunan paracetamol? Di Amerika serikat terjadi >100.000 kasus keracunan paracetamol setiap tahunnya.

Keracunan paracetamol terjadi ketika seseorang mengonsumsi obat tersebut dalam dosis yang berlebihan.

Pertolongan medis segera dibutuhkan dalam situasi tersebut. Bentuk pertolongan yang akan diberikan dokter bisa berupa pemberian arang aktif ataupun acetylcysteine.

Salah satu merek dagang dengan kandungan acetylcysteine itu adalah Resfar.

Kandungan acetylcysteine yang ada di dalam Resfar digunakan untuk tujuan mengencerkan dahak sekaligus untuk mengobati keracunan parasetamol.

Dalam keracunan parasetamol, kandungan acetylcysteine sendiri bekerja dengan menaikkan kadar glutathione.

Glutathione adalah antioksidan yang bisa menetralkan senyawa beracun.

Meski masih agak asing, mari kita bahas lebih lanjut mengenai obat Resfar pada artikel berikut.

Artikel Lainnya: Penelitian: Paracetamol Bisa Sembuhkan Patah Hati

Keterangan Resfar

1. Kategori

Antidotum dan obat detoksifikasi

2. Kandungan

Infus acetylcysteine 200 mg/mL

3. Kemasan

Boks, 1 vial @25mL

4. Farmasi

Pratapa Nirmala Indonesia

Kegunaan Resfar

1. Indikasi

Resfar infus digunakan untuk menangani pasien yang mengalami keracunan paracetamol.

2. Kontraindikasi

Obat ini tidak boleh digunakan oleh pasien yang memiliki alergi terhadap kandungan yang ada di dalam Resfar.

Cek Dosis Umum dan Aturan Pakai Resfar

Dosis Resfar secara umum adalah 150 mg/kg berat badan selama 60 menit. Dilanjutkan dengan dosis 50 mg/kg berat badan dengan kecepatan lambat.

Perlu diketahui, Resfar injeksi adalah obat keras, yang harus digunakan berdasarkan resep dari dokter.

Penggunaannya juga harus diberikan dan diawasi oleh petugas medis.

Artikel Lainnya: Paracetamol Bisa Atasi Nyeri Ulu Hati? Ini Kata Dokter!

Efek Samping Resfar

Walaupun Resfar digunakan untuk menangani keracunan, obat ini tetap dapat menimbulkan efek samping.

Efek samping yang mungkin terjadi adalah mual, muntah, pusing, demam, hipertensi, takikardia, ruam kulit, dan bronkospasme (penyempitan saluran udara bronkus).

Bolehkah Saya Menggunakan Resfar dengan Obat Lain?

Obat Resfar tidak boleh digunakan bersama dengan antibiotik.

Beritahu dokter obat apa yang sedang Anda konsumsi, sekaligus untuk meminimalkan risiko efek samping.

Bagaimana Cara Penyimpanan Resfar yang Benar?

Resfar dapat disimpan pada suhu ruangan (suhu di bawah 25 derajat Celsius).

Perhatikan pula tempat penyimpanan agar masa simpannya bisa optimal.

Artikel Lainnya: Ini Cara Memberikan Paracetamol yang Tepat Saat Anak Demam

Apakah Resfar Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui?

Resfar termasuk dalam kategori B. Artinya, penelitian pada reproduksi hewan tidak menunjukkan adanya risiko terhadap janin.

Akan tetapi, belum ada studi langsung pada ibu hamil menyoal efeknya.

Selain itu, belum juga diketahui apakah acetylcysteine dapat terserap ke dalam ASI.

Bagaimanapun, ibu menyusui yang sedang mengalami keracunan obat, harus berhenti memberikan ASI kepada bayinya.

Konsultasikan dengan dokter lebih lanjut mengenai kondisi Anda.

Tanyakan solusi masalah kesehatan Anda langsung kepada dokter melalui layanan LiveChat dari aplikasi Klikdokter.

(HNS/AYU)

Diperbaharui: Apt. Maria Dyah Kartika L.S., S.Farm.

Ditinjau: Apt. Evita Fitriani., S. Farm

Artikel
    Penyakit Terkait