Sukses

Pengertian Renxamin

Renaxamin adalah sediaan infus yang diproduksi oleh Finusolprima Farma. Renxamin infus berfungsi untuk meningkatkan protein dan nutrisi pada pasien dengan gangguan ginjal. Selain itu, Renxamin digunakan sebagai nutrisi intradialisis (IDPN) dengan pasien gagal ginjal akut dan kronik.

Keterangan Renxamin

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Nutrisi Parenteral
  • Kandungan: L-Leucine 5.4 g, L-Phenylalanine 2.7 g, L-Methionine 1.5 g, L-Lysine acetate 25.6 g (free-base) (18.15 g), L-Isoleucine 3.0 g, L-Valine 5.3 g, L-Histidine HCl 6.0 g (free-base) (14.44 g), L-Threonine 10.4 g, L-Tryptophan 1.7 g, L-Arginine 10.6 g, Glycine 6.7 g, L-Proline 3.9 g, L-Serine 4.4 g, N-Acetyl-L-Tyrosine 6.9 g (free-base) (5.6 g), L-Asparagine 5.7 g, Chloride 28.62 mmol, Acetate 124.13 mmol, Total asam amino bebas : 89.49 g, Asam amino esensial : 48.15 g, Asam amino non-esensial : 41.34 g.
  • Bentuk: Infus
  • Satuan Penjualan: Botol.
  • Kemasan: Box, Botol @ 200 mL
  • Farmasi: Finusolprima Farma Internasional/ Kalbe Farma.
  • Harga: Rp100.000 - Rp150.000/ Botol

Kegunaan Renxamin

Renxamin digunakan untuk terapi tambahan pada pasien dengan gagal ginjal akut dan kronik.

Dosis & Cara Penggunaan Renxamin

Renxamin merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Renxamin juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Penggunaan Renxamin injeksi harus dibantu oleh tenaga ahli medis.

  • Gagal ginjal tanpa dialisis: 0.4-0.6 g/kg berat badan/hari.
  • Gagal ginjal dengan dialisis: 0.8-1.2 g/kg berat badan/hari.
  • Diberikan melalui infus dengan kecepatan infus 30-40 tetes per menit.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu dibawah 25 derajat Celcius.

Efek Samping Renxamin

Efek samping penggunaan Renxamin yang mungkin terjadi adalah:

  • Reaksi hipersensitivitas.
  • Demam.
  • Mual, muntah.
  • Peningkatan SGOTdan SGPT.
  • Kenaikan kadar urea.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Renxamin pada pasien yang memiliki indikasi:

  1. Hipersensitif.
  2. Gangguan hati berat.
  3. Gangguan metabolisme protein, dan koma hepatikum.
  4. Ibu hamil dan menyusui dan anak.

 

Artikel
    Penyakit Terkait