Sukses

Pengertian Renosan

Renosan merupakan obat yang mengandung Amino acid, L-threonine, L-serine, L-proline, L-cysteine HCl monohydrate, glycine, L-alanine, L-valine, L-methionine, L-isoleucine, L-leucine, L-phenylalanine, L-tryptophan, L-histidine HCl monohydrate, lysine HCl, L-arginine, Na bisulphite, Natrium, Klorida. Fischer ratio: 37.5. Osmolarity: 700 mOsm. Energy: 320 kCal per 1 Liter yang berfungsi untuk pasien yang mengalami gagal hati.

Keterangan Renosan

  • Golongan : Obat keras
  • Kelas Terapi : Hepatoprotektor
  • Kandungan : Amino acid 8% (BCAA 35%), L-threonine 4.5 g, L-serine 5 g, L-proline 8 g, L-cysteine HCl monohydrate 0.4 g, glycine 9 g, L-alanine 7.5 g, L-valine 8.4 g, L-methionine 1 g, L-isoleucine 9 g, L-leucine 11 g, L-phenylalanine 1 g, L-tryptophan 0.7 g, L-histidine HCl monohydrate 3.2 g, lysine HCl 7.6 g, L-arginine 7.3 g, Na bisulphite 0.3 g, Na 14 meq, Cl 94 meq. per 1L
  • Bentuk : Cairan Infus
  • Satuan Penjualan : Botol 500 mL
  • Kemasan : Botol 500 mL
  • Farmasi : Sanbe Farma.

Kegunaan Renosan

Renosan digunakan untuk pengobatan ensefalopati hepatik pada pasien dengan penyakit hati kronik.

Dosis & Cara Penggunaan Renosan

Renosan merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan renosan juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Penggunaan renosan infus harus dilakukan dengan bantuan tenaga medis.

Dewasa = 500-1.000 mL/dosis melalui intravena.

Efek Samping Renosan

Efek samping yang mungkin terjadi apabila mengkonsumsi obat renosan infus adalah:

  • Muncul ruam kulit atau reaksi hipersensitivitas lain
  • Mual
  • Muntah
  • Nyeri dada
  • Palpitasi (Detak jantung yang keras dan cepat, dapat teratur maupun tidak teratur.)
  • Asidosis (pemberian dosis besar & kec tinggi)
  • Hipoglikemia (Kadar glukosa dalam darah rendah)
  • Peningkatan sementara kadar amonia darah.

Kontraindikasi

  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap salah satu komposisi dari renosan infus renosan
  • Pasien yang memiliki riwayat gangguan fungsi ginjal dan gangguan metabolisme asam amino.
    Kategori Kehamilan
    -
Artikel
    Penyakit Terkait