Sukses

Pengertian Recofol

Recofol adalah sediaan obat dalam bentuk cairan injeksi yang di produksi oleh Dexa Medica. Recofol digunakan untuk induksi dan pemeliharaan anestesi umum, dan sedasi selama perawatan intensif.

Keterangan Recofol

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Anestesi Lokal dan Umum
  • Kandungan: Propofol 10 mg/ml, 20 mg/ml
  • Bentuk: Cairan Injeksi
  • Satuan Penjualan: Ampul
  • Kemasan: Dus, 5 Ampul @ 20 ml
  • Farmasi: Dexa Medica Indonesia.
  • Harga: Rp80.000 - Rp120.000/ Ampul

Kegunaan Recofol

Recofol digunakan untuk induksi dan pemeliharaan anestesi umum, dan sedasi selama perawatan intensif.

Dosis & Cara Penggunaan Recofol

Recofol merupakan golongan obat keras, sehingga penggunaanya harus sesuai dengan Resep Dokter.

  • Induksi anestesi umum :
    • Dewasa :
      Awalnya 40 mg dengan bolus intervena lambat dengan interval 10 detik sampai timbulnya anestesi.
    • Dosis yang biasa: 2-2,5 mg / kg.
    • Anak> 8 tahun :
      2,5 mg / kg secara intra lambat sampai timbul anestesi.
  • Pemeliharaan anestesi umum :
    • Dewasa :
      4-12 mg / kg / jam dengan infus berkelanjutan. 25-50 mg secara berulang bolus injeksi tergantung pada respons.
    • Anak> 3 tahun :
      9-15 mg / kg / jam.
    • Sedasi selama perawatan intensif :
      1-2 mg / kg dengan bolus injeksi, diikuti oleh infus terus menerus disesuaikan sesuai dengan tingkat sedasi yang diperlukan.
  • Sedasi
    • Dewasa:
      Dalam prosedur diagnostik dan bedah:
      Pada awalnya, 6-9 mg / kg / jam dengan infus diberikan selama 3-5 menit atau dosis alternatif 0,5-1 mg / kg dengan injeksi lambat selama 1-5 menit. Pemeliharaan: 1,5-4,5 mg / kg / jam infus. Kurangi dosis pemeliharaan hingga 20% untuk pasien berisiko tinggi yang membutuhkan sedasi. Untuk pasien berventilasi: 0,3-4 mg / kg / jam dengan infus. Pantau konsentrasi lipid jika durasi sedasi bertahan> 3 hari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius, dan jangan dibekukan.

Efek Samping Recofol

Efek samping yang dapat timbul yaitu:

  • Nyeri pada tempat injeksi
  • Hipotensi (tekanan darah rendah)
  • Kejang
  • Edema paru
  • Sakit kepala
  • Mual, muntah
  • Henti jantung
  • Perubahan warna urin berwarna hijau atau kemerahan
  • Mengubah perilaku seksual

Kontraindikasi 
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Sedasi dalam pengaturan ICU pada anak usia <16 tahun.

Interaksi Obat 
Opiat mungkin mempotensiasi depresi pernapasan.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Recofol ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Perhatian Menyusui
Obat ini diekskresikan dalam ASI; efek pada bayi menyusui tidak diketahui. Konsultasikan pada dokter sebelum mengkonsumsi obat ini.

 

Artikel
    Penyakit Terkait