Sukses

Pengertian Ranivel

Ranivel tablet merupakan sediaan obat yang di produksi oleh Novell Pharmaceutical Lab. Obat ini tersedia dalam dosis tablet 150 mg, tablet 168 mg, dan tablet 300 mg. Ranivel mengandung Ranitidin HCl yang diindikasikan untuk Tukak duodenum, tukak lambung, gejala gastroesofagitis refluks. Terapi pemeliharaan untuk tukak duodenum, dan tukak lambung setelah penyembuhan tukak akut. Pengobatan kondisi hipersekresi patologis misalnya, sindrom Zollinger-Ellison dan mastositosis sistemik (gangguan aktivasi sel mast karena jumlah sel-sel mast (mastosit) dan prekursor sel mast CD34+ yang terlalu banyak).

Keterangan Ranivel

  • Ranivel Tablet 150 mg
  • Golongan : Obat Keras
  • Kelas Terapi : Antasida, Agen Antireflux dan Antiulceran
  • Kandungan : Ranitidin HCl
  • Bentuk : Tablet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan : Strip
  • Kemasan : Dus, 3 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput
  • Farmasi : Novell Pharmaceutical Lab.
  • Ranivel Tablet 168 mg
  • Golongan : Obat Keras
  • Kelas Terapi : Antasida, Agen Antireflux dan Antiulceran
  • Kandungan : Ranitidin HCl
  • Bentuk : Tablet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan : Strip
  • Kemasan : Dus, 3 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput
  • Farmasi : Novell Pharmaceutical Lab.
  • Ranivel Tablet 300 mg
  • Golongan : Obat Keras
  • Kelas Terapi : Antasida, Agen Antireflux dan Antiulceran
  • Kandungan : Ranitidin HCl
  • Bentuk : Tablet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan : Strip
  • Kemasan : Dus, 3 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput
  • Farmasi : Novell Pharmaceutical Lab.

Kegunaan Ranivel

Ranivel Tablet diindikasikan untuk Tukak duodenum, tukak lambung, gejala gastroesofagitis refluks

Dosis & Cara Penggunaan Ranivel

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

Tukak Duodenum
Dewasa:150 mg 2 x sehari atau 300 mg 1 x sehari selama 4-8 minggu.
Tukak Lambung
Dewasa: 150 mg 2 x sehari selama 2 minggu.

Tukak Gaster dan Duodenum
Terapi pemeliharaan: 150 mg pada malam hari sebelum tidur. Pengobatan kondisi hipersekresi patologis misalnya,

Sindrom Zollinger-Ellison dan Mastositosis sistemik, GERD (Gastroesophageal Reflux Disease )
150 mg 2 x sehari.

Penyakit berat: Hingga 6 g / hari.

Esofagitis Erosive: 150 mg 4 x sehari.
Perawatan dan pengobatan: 150 mg 2 x sehari. Pasien dengan gangguan fungsi ginjal, CrCl <50 mL / menit 150 mg / hari, dapat disesuaikan dengan interval ≤12 jam.

Efek Samping Ranivel

Efek Samping:
Sakit kepala; sembelit, diare, mual, muntah, sakit perut; ginekomastia (pembesaran kelenjar payudara), impotensi (disfungsi ereksi), dan hilangnya libido pada pria dewasa.

Kontraindikasi: -

Interaksi Obat:
Ranivel akan berinteraksi ika diberikan bersam dengan Warfarin.

Kategori Kehamilan:
Kategori B: Studi reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita pada trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Artikel
    Penyakit Terkait