Sukses

Pengertian Pytramic

Pytramic adalah salah satu sediaan kaplet yang mengandung Asam Traneksamat dan diproduksi oleh Pyridam Farma. Pytramic digunakan untuk menghentikan dan meredakan fibrinolisis lokal (pembentukan gumpalan atau bekuan darah yang tidak normal), menoragia (keluarnya darah menstruasi secara berlebihan atau dalam jumlah yang terlampau banyak).

Keterangan Pytramic

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Haemostatik
  • Kandungan: Asam Traneksamat 500 mg
  • Bentuk: Kaplet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 5 Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Pyridam Farma.
  • Harga: Rp33.000 - Rp55.000/ Strip

Kegunaan Pytramic

Pytramic digunakan untuk menghentikan dan meredakan pendarahan tidak normal setelah operasi, pendarahan setelah pencabutan gigi pada pasien dengan hemofilia, menoragia, fibrinolisis lokal: mimisan, operasi prostat.

Dosis & Cara Penggunaan Pytramic

Pytramic merupakan golongan obat keras. Obat ini memerlukan resep dokter untuk pembelian serta penggunaannya.

Dewasa: 1-2 kaplet, diminum 3-4 kali sehari. 

Cara Penyimpanan
Simpan ditempat yang kering dengan suhu antara 15-25 derajat Celcius.

Efek Samping Pytramic

Efek samping yang terjadi apabila mengkonsumsi Pytramic adalah:

  • Mual dan muntah
  • Terdapat ruam kemerahan pada kulit
  • Diare
  • Anoreksia (kehilangan berat badan secara drastis)
  • Gatal
  • Sakit kepala

Overdosis
Penggunaan Asam tranexamat dalam dosis berlebih dapat menimbulkan gejala:

  • Pusing, sakit kepala
  • Tekanan darah rendah
  • Kejang
  • Mual, muntah

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Gangguan ginjal
  • Penyakit tromboemboli

Interaksi Obat
Hindari penggunaan Pytramic bersamaan dengan obat-obat berikut:

  • Agen trombolitik (misalnya alteplase, reteplase)
  • Konsentrat kompleks faktor IX atau konsentrat koagulan anti-inhibitor
  • Dapat meningkatkan efek prokoagulan asam retinoat all-trans (tretinoin oral) pada wanita dengan leukemia promyelocytic akut.
  • Berpotensi Fatal: Penggunaan bersamaan dengan kontrasepsi hormonal dapat meningkatkan risiko tromboemboli vena atau trombosis arteri (mis. MI, stroke).

Kategori Kehamilan
Menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan tranexid ke dalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil. Atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) namun tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Perhatian Menyusui
Obat ini dapat digunakan dengan hati-hati oleh wanita yang sedang menyusui. Konsultasikan dengan dokter Anda sebelum minum obat ini.

Artikel
    Penyakit Terkait