Sukses

Pengertian Pylor

Pylor adalah salah satu sediaan kaplet dan sirup dengan kandungan Loratadine yang diproduksi oleh Pyridam Farma. Perbedaan sediaan berfungsi untuk memudahkan pasien yang sulit menelan dan menutupi rasa yang tidak enak pada obat. Pylor digunakan untuk membantu mengatasi gejala yang terjadi akibat alergi. Salah satu penyebab alergi adalah debu, bulu hewan, serbuk sari dan makanan.

Keterangan Pylor

  1. Pylor Kaplet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Anhistamin dan Antialergi
    • Kandungan: Loratadine 10 mg
    • Bentuk: Kaplet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 10 Kaplet
    • Farmasi: Pyridam Farma
    • Harga: Rp55.000 - Rp77.000/ Strip
  2. Pylor Sirup
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Anhistamin dan Antialergi
    • Kandungan: Loratadine 5 mg/mL
    • Bentuk: Sirup
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol @ 60 mL
    • Farmasi: Pyridam Farma
    • Harga: Rp10.000 - Rp25.000/ Botol

Kegunaan Pylor

Pylor digunakan untuk mengatasi gejala yang disebakan oleh alergi, seperti:

  • Pilek, bersin-bersin
  • Mata gatal, merah dan berair
  • Hidung gatal dan tersumbat
  • Sesak nafas
  • Bengkak atau kulit kemerahan pada bagian tertentu.

Dosis & Cara Penggunaan Pylor

Pylor merupakan golongan obat keras. Obat ini memerlukan resep dokter untuk pembelian serta penggunaannya.

  1. Pylor Kaplet
    • Anak usia 2-12 tahun dengan berat badan > 30 kg: 1 kaplet diminum 1 kali sehari.
    • Dewasa: 1 kaplet diminum 1 kali sehari.
  2. Pylor Sirup
    • Anak usia 2-12 tahun dengan berat badan < 30 kg: 1 sendok takar (5 ml), diminum 1 kali sehari.
    • Anak usia 2-12 tahun dengan berat badan > 30 kg: 2 sendok takar (10ml), diminum 1 kali sehari.
    • Dewasa: 2 sendok takar (10ml), diminum 1 kali sehari. Atau 1 sendok takar (5 ml), diminum 2 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius.

Efek Samping Pylor

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Pylor, yaitu:

  • Pusing
  • Insomnia atau kesulitan tidur
  • Dismenorea (nyeri haid)
  • Mual
  • Dispepsia (nyeri atau sakit pada bagian perut atas)
  • Diare
  • Muntah
  • Nafsu makan meningkat
  • Demam
  • Faringitis (peradangan pada bagian belakang tenggorokan)
  • Mulut kering
  • Mialgia (nyeri pada otot)
  • Mengantuk
  • Sakit kepala

Overdosis

  • Gejala: mengantuk, denyut jantung diatas normal, sakit kepala.

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa obat yang dapat berinteraksi dengan Pylor:

  • Ketoconazole
  • Fluconazole
  • Erythromycin
  • Clarithromycin
  • Cimetidine
Artikel
    Penyakit Terkait