Sukses

Pengertian Pycameth

Pycameth adalah obat yang digunakan untuk mengatasi peradangan dan reaksi alergi. Pycameth memiliki kandungan Dexamethasone yang digunakan untuk mengobati gatal-gatal di kulit, dermatitis atau eksim, pembengkakan akibat radang, radang sendi, asma bronkhial, reaksi alergi obat dan sebagainya. Pycameth termasuk dalam obat golongan kortikosteroid yaitu antiinflamasi yang berperan dalam mengurangi atau menekan proses peradangan dan alergi yang terjadi pada tubuh. Pycameth tersedia dalam bentuk sediaan tablet dan kaplet, obat ini diproduksi oleh Tropica Mas.

Keterangan Pycameth

  1. Pycameth Forte
    • Golongan: Obat Keras.
    • Kelas Terapi: Hormon Kortikosteroid.
    • Kandungan: Dexamethasone 0.75 mg.
    • Bentuk: Tablet.
    • Satuan Penjualan: Strip.
    • Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Tablet.
    • Farmasi: Tropica Mas.
  2. Pycameth
    • Golongan: Obat Keras.
    • Kelas Terapi: Hormon Kortikosteroid.
    • Kandungan: Dexamethasone 0.5 mg.
    • Bentuk: Kaplet.
    • Satuan Penjualan: Strip.
    • Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Kaplet.
    • Farmasi: Tropica Mas.

Kegunaan Pycameth

Pycameth digunakan untuk mengobati peradangan, alergi dan penyakit lain yang responsif terhadap glukokortikoid.

Dosis & Cara Penggunaan Pycameth

Pycameth termasuk dalam golongan obat keras, sehingga penggunaannya harus dikonsultasikan dengan dokter:

  • Dosis awal: 0.75- 9 mg perhari.
  • Penyakit ringan: diberikan dosis < 0.75 mg, diminum 2-4 kali sehari.
  • Penyakit berat: diberikan dosis > 9 mg, diminum 2-4 kali sehari.


Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 25 ° C.

Efek Samping Pycameth

Efek samping yang mungkin terjadi pada penggunaan Pycameth, antara lain:

  • Gangguan siklus haid.
  • Osteoporosis.
  • Meningkat nafsu makan.
  • Gangguan penyembuhan luka.
  • Keringat berlebih.
  • Sakit kepala.
  • Lemah otot.
  • Tukak peptik (luka pada lambung yang menyebabkan keluhan sakit mag).
  • Moon Face (membengkak pada wajah) dalam dosis tinggi.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Pycameth pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Hipersensitif terhadap komponen obat ini.
  • Infeksi aktif yang tidak diobati.

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi pada Pycameth:

  • Menaikkan risiko dari hipokalemia ketika digunakan bersama obat yang dapat menipiskan kalium seperti amphotericin B dan diuretic loop.
  • Mengurangi effisiasi dari isoniazid, salisilat, vaksin dan toxoid.
  • Menaikkan aktivitas dexamethasone dan cyclosporin ketika digunakan bersamaan.
  • Penggunaan bersamaan dengan aspirin atau ethanol dapat menyebabkan gangguan

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Pycameth ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Overdosis

  • Pemberian Pycameth yang melebihi dosis yang dianjurkan akan menimbulkan gejala, seperti reaksi anafilaksis dan hipersensitivitas.
  • Jika terjadi overdosis, segera lakukan pengobatan suportif. Dapat diberikan adrenalin, aminofilin; diberikan ventilasi tekanan positif. Penanganan pasien overdosis harus dibantu oleh tenaga medis profesional.

 

Artikel
    Penyakit Terkait