Sukses

Pengertian Pumpisel

Pumpisel adalah sediaan obat dalam bentuk serbuk injeksi yang diproduksi oleh Sanbe Farma. Pumpisel digunakan untuk mengatasi tukak duodenum, tukak lambung, kasus inflamasi esofagus (refluks esofagitis) sedang dan berat. Pumpisel mengandung zat aktif Pantoprazole Sodium Sesquihydrate.

Keterangan Pumpisel

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antasid, Obat Antirefluks dan Antiulserasi
  • Kandungan: Pantoprazole Sodium Sesquihydrate 40 mg
  • Bentuk: Serbuk Injeksi
  • Satuan Penjualan: Box
  • Kemasan: Box, 1 Vial @ 40 mg
  • Farmasi: Sanbe Farma
  • Harga: Rp50.000 - Rp120.000/ Box

Kegunaan Pumpisel

Pumpisel digunakan untuk mengatasi tukak duodenum, tukak lambung, kasus inflamasi esofagus (refluks esofagitis) sedang dan berat.

Dosis & Cara Penggunaan Pumpisel

Pumpisel merupakan golongan obat keras, sehingga penggunaanya harus sesuai dengan resep Dokter.

Penggunaan Pumpisel: 1 vial diberikan melalui injeksi intravena (melalui pembuluh darah) setiap hari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius.

Efek Samping Pumpisel

Efek samping yang mungkin terjadi:

  • Gangguan saluran cerna
  • Nyeri perut
  • Diare
  • Konstipasi (sembelit)
  • Kembung
  • Mual, muntah
  • Mulut kering

Kontraindikasi
Tidak boleh digunakan oleh pasien yang telah diketahui memiliki alergi terhadap kandungan obat Pumpisel, wanita hamil dan anak.

Interaksi Obat
Dapat berinteraksi dengan obat atau senyawa lainnya yang dimetabolisme oleh sistem enzim sitokrom P450.

Kategori Kehamilan
FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Pumpisel kedalam Kategori B dengan penjelasan sebagai berikut :
Kategori B: Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil. Atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) namun tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Perhatian Menyusui
Pantoprazole dapat masuk ke dalam ASI dan menyebabkan efek samping pada bayi yang disusui. Pemberian obat alternatif lain mungkin lebih disukai, terutama saat menyusui bayi baru lahir atau bayi prematur. Jika diperlukan, pemberian Pantoprazole hanya boleh digunakan atas rekomendasi dokter Anda.

Artikel
    Penyakit Terkait